Waspada.. Hasil Labor Pasien yang Diduga Terjangkit Corona di Jambi Belum Keluar



Senin, 27 Januari 2020 - 10:40:19 WIB



dr Medianto SpP
dr Medianto SpP

JAMBERITA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akhirnya menjawab dugaan virus Corona terhadap seorang pasien yang dilarikan ke RSUD Raden Mattaher. Yang menarik mereka menyebutkan jika belum ada hasil labor yang memastikannya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) sekligus Plt Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Samsiran menyatakan karena belum ada apakah positif atau negatif maka tetap waspada. Karena itu, pasien sampai hari ini masih dirawat.

BACA: Tunggu Hasil Labor, Ini Kronologis Pasien Diduga Suspek Virus Corona yang Baru Pulang dari Wuhan

"Positif dan negatif nya masih menunggu hasil, untuk memuaskan kita saja, karena secara klinis kita tidak mencurigai itu," ujarnya saat menggelar jumpa pers di depan kantor gubernur Jambi, Senin (27/1/2020).

Dokter Spesialis Paru RSUD Raden Mattaher Jambi Medianto yang merawat pasian menyampaikan bahwa memang benar pasien yang dicurigai tersebut baru pulang dari Wuhan Provinsi Hubei Republik Tiongkok.

"Benar beliau dari Wuhan, tapi beliau bukan orang Wuhan, kondisi terakhir alhamdulillah membaik, pagi ini kita juga lakukan pemeriksaan, ronsen, keluhan tidak ada sampai sekarang kita tidak berharap itu corona virus ya," ujarnya.

Lebih lanjut, Medianto mengaku bahwa pihaknya juga telah melakukan Tes SWAB tenggorokan terhadap pasien dan dikirim ke Penelitian dan Pengembangan Menteri Kesehatan (Litbangkes) RI Jakarta untuk memastikan.

"Untuk menyatakan itu positif atau tidak positifnya, hasil paling lama 2 Minggu, dari kami sebagai dokter ahli paru itu hanya ISPA biasa," tuturnya.

Sejauh ini pasien masih diisolasi oleh pihak rumah sakit. Pihaknya akan memulangkan pasien secepat mungkin karena masa inkubasi sudah terlewati dan beliau juga dari China sampai ke Jambi itu tanggal 4 Desember 2019.

"Terakhir (bertemu pasien) saya tadi pagi barusan kondisi nya sudah sip insyaallah mudah-mudahan tidak positif lah," terangnya.

Terkait dengan informasi dari Kemenkes RI menyatakan bahwa pasien yang dilarikan ke RSUD Raden Mattaher sekitar pukul 22.WIB Sabtu (25/1/2020) kemarin itu hanya terkena influenza, Medianto menuturkan itu diluar sepengetahuan dia.

"Kita untuk memastikan, (soal) pemberitaan diluar sepengetahuan saya, kita ke Dinas Kesehatan, kita hanya melakukan perawatan dan pemeriksaan," jelasnya.

Awak media merasa sedikit janggal terkait dengan pernyataan tersebut. Pasalnya Kepala Biro Humas Protokol Setda Provinsi Jambi Johansyah Minggu malam (26/1/2020) menyakinkan bahwa Pemprov Jambi akan menyampaikan pernyataan resmi.

"Rekan-rekan sekalian kita akan buat pernyataan resmi dari pemerintah tentang virus corona, mohon tunggu, dan besok Senin (hari ini) akan kita umumkan jumpa pers," ujarnya, Minggu malam kemarin.

Nyatanya, Negatif atau positif nya dugaan virus Corona terhadap salah satu pasien perempuan inisial WDZ (26) tahun yang diisolasi di RSUD Raden Mattaher belum ada hasil. WDZ pernah berpergian ke Wuhan sekitar tanggal 20-27 Desember 2019 lalu.(afm)












loading...