Bukan 100 Orang, Romi Ingin Cetak 1000 Penghafal Alquran



Rabu, 08 Januari 2020 - 19:11:34 WIB



Romi Haryanto
Romi Haryanto

JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), H Romi Hariyanto membatalkan untuk mencetak 100 Penghafal Al-Qur'an di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. Karena ia berkeinginan, untuk mencetak 1000 penghafal Al-Qur'an.

Oleh sebab itu, Bupati meminta dukungan serta doa dari seluruh lapisan masyarakat bahwa, Pemerintah Daerah yang didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanjabtim, Kementerian Agama, Kapolres dan Kajari mempunyai program yang akan dilaksanakan pada Tahun 2020 ini. Programnya yaitu, mencetak 1000 penghafal Al-Qur'an.

"Dulu kita punya niat untuk mencetak 100 orang para penghafal Al-Qur'an di seluruh Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Tapi itu kita batalkan, karena kedepannya kita tidak mencetak 100 penghafal Al-Qur'an, namun menjadi 1000 penghafal Al-Qur'an," ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa program 1000 al-Qur'an tersebut telah dimulai. Selain itu, Pemda juga akan mengadakan pembekalan ilmu agama kepada 100 Ustadz maupun Ulama yang ada di Tanjabtim. Dan saat ini pihak Pemkab tengah berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Insya Allah dalam waktu dekat kita akan meneken MOU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjabtim dengan yayasan milik Ustadz Adi Hidayat. Dan kita akan kirimkan Ustadz maupun Ulama kita sebanyak 100 orang. Target kita, di bulan Februari atau Maret nanti kita sudah mengirimkan 100 orang tersebut," jelasnya.

Bagi yang berminat, lanjut Bupati, silahkan mendaftar langsung kepada Ustadz As'ad Arsyad atau Ustadz Heri. Untuk biayanya gratis dan akan ditanggung oleh pihak panitia.

"Untuk tahap pertama kita akan kirim 100 orang untuk belajar di yayasan Ustadz Adi Hidayat," lanjutnya.

Bupati berkeyakinan, bahwa yang belajar di yayasan salah satu Ustadz ternama di Indonesia yaitu Ustadz Adi Hidayat ini akan hafal Al-Qur'an selama 26 hari. Dan itu sudah dibuktikannya saat menghadiri kegiatan Wisuda anak - anak penghafal Al-Qur'an di yayasan Ustadz Adi Hidayat belum lama ini. Bahkan waktu itu, ada anak dari Mendahara Tengah, Kabupaten Tanjabtim yang tergabung dalam rombongan Wisuda di tempat tersebut.

"Kenapa kita kirimkan Ustadz kesana, karena kita mau belajar Metode dari Ustadz Adi Hidayat bagaimana anak - anak supaya cepat hafal Al-Qur'an," ucap Bupati dengan penuh rasa keyakinan.

Kemudian Bupati bercerita, bahwa ada seorang Istri yang dikirim oleh Suaminya ke yayasan Ustadz Adi Hidayat untuk belajar ilmu agama. Dan belum boleh pulang kalau belum hafal Al-Qur'an. Jadi bercermin dari situ, Bupati berharap agar 100 orang yang akan berangkat untuk belajar dan bisa sampai selesai, mereka punya kewajiban untuk menyalurkan ilmunya yang sudah didapat di yayasan Ustadz Adi Hidayat kepada anak - anak Tanjabtim yang lain.

"Makanya ambisi atau keinginan kita untuk mencetak 1000 para penghafal Al-Qur'an itu bukanlah hal yang tidak mungkin kita lakukan, asal kita benar - benar serius dan yakin," pungkasnya.





Artikel Rekomendasi