SAH : Pertumbuhan Ekonomi Dan Investasi Penting Untuk Menekan Angka Pengangguran



Senin, 09 Desember 2019 - 07:33:32 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH) menilai pertumbuhan ekonomi dan investasi menjadi strategi dasar untuk menurunkan angka pengangguran di tanah air.

"Masalah pengangguran bisa ditekan dengan pendekatan hulu dan hilir dengan melakukan berbagai strategi dan program kerja. Apalagi didorong dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus naik,”.

Pernyataan ini disampaikan legislator yang berlatar belakang pengusaha perkebunan itu di Jakarta (4/12) kemarin, menurutnya investasi dan pertumbuhan ekonomi bisa memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja atau berkurangnya pengangguran.

"Data pengangguran tahun ke tahun, berfluktuasi, kadang stagnan kadang turun. Ini suatu tantangan dalam upaya kita melakukan percepatan pengurangan pengangguran dan membuka kesempatan kerja."

SAH mengatakan DPR terus mendorong pemerintah meningkatkan iklim dunia usaha yang kondusif dengan melibatkan kerja sama dunia usaha dan serikat pekerja atau buruh. Iklim investasi baik dari dalam maupun luar negeri didorong naik sehingga penyerapan tenaga kerja menjadi lebih tinggi.

"Kita mendorong pemerintah juga melakukan penyiapan tenaga kerja yang memiliki keahlian (skill) melalui balai-balai latihan kerja. Penyiapan tenaga kerja yang kompeten dibutuhkan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja dalam pembangunan berbagai bidang yang terus digenjot, seperti di sektor infrastruktur dan lain-lain."

Dengan target pemerintah bisa lakukan optimalisasi bonus demografi dan program pemagangan juga dilakukan untuk menyerap pengangguran.

"Tak hanya itu, dalam lingkup ketenagakerjaan, kita perlu mengoptimalkan program-program penanggulangan pengangguran dan perluasan kesempatan kerja seperti kegiatan padat karya, Tenaga Kerja Mandiri (TKM), Terapan Teknologi Tepat Guna (TTG), dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS)," pungkasnya.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi