JAMBERITA.COM - Wabah Demam Berdarah (DBD) makin banyak makan korban di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar). Puluhan warga terserang penyakit mematikan tersebut.
Direktur RSUD Daud Arif Kualatungkal, Elfry Syahril menyebut sejak tiga bulan terakhir sebanyak 74 orang anak-anak kena wabah DBD. Sementara sebanyak 14 orang dewasa tak luput terserang DBD dan 26 orang kena dengue.
"Itu data yang tercatat sejak tiga bulan terkahir hingga 30 November tahun ini," beber Dirut RSUD Daud Arif Kualatungkal, dr Elfry Syahril kepada wartawan, Kamis (5/12/19)
Kata Elfry, genangan air yang berada di bawah rumah dan bak mandi jadi pemicu berkembang biaknya nyamuk.
"Selain langkah memberi obat pada jentik jentik yang ada di bak, warga juga diharapkan membuat saluran terhadap genangan air yang dapat mengakibatkan nyamuk berkembang biak," jelas dr. Elfry.
Menurut pengakuan keluarga korban DBD, Sudarmono warga Teluk Kulbi, Kecamatan betara, menuturkan kepada awak media, korban DBD, Wirda (10 bulan), mengalami panas di sekujur.
"Badannya panas selama 5 hari jadi kita bawa berobat ke rumah sakit," kata Darmono, khawatir karena suhu tubuh bayi mungil itu panas tinggi. (Henky)
Bupati Anwar Sadat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Pembangunan
Bupati Tanjab Barat Rakor MBG Bersama Mendagri dan Kepala BGN
Tekankan Sinergi DPRD dan Pemkab, Rapat Paripurna Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026 Mulus
Kapolres Berharap Putra Putri Tanjabtim Banyak Yang Diterima Menjadi Anggota Polri
Pemkab Tanjabbar Janji Ganti Rugi Lahan Warga Terdampak Pembangunan Bendungan
Pertamina EP Bantu Padamkan Lima Titik Kebakaran Lahan di Jambi



