Warsi Kutuk Penganiayaan Orang Rimba di Areal PT KDA



Jumat, 08 November 2019 - 15:12:04 WIB



JAMBERITA.COM- Komunitas Konservasi Indonesia Warsi mengutuk keras penganiayaan yang dilakukan perusahaan PT Kresna Duta Agroindo (Sinar Mas Plantatoin) terhadap Rangga (19) Orang Rimba Kelompong Tumenggung Ngepas. Penganiayaan berlangsung pada hari Rabu (6/11/2019) di areal PT KDA Desa Langling Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin.

Penganiayaan dengan tuduhan Rangga melakukan pencurian brondol kelapa sawit di areal perusahaan.

Akibat penganiayaan yang dialaminya Rangga menjalani perawatan di Rumah Sakit Abunjani Bangko.

“Perusahaan telah melanggar HAM, dengan mengedepankan penanganan kekerasan pada Orang Rimba di wilayah mereka,”sebut Robert Aritonang Manager Program Pemberdayaan Suku Asli Marginal Komunitas Konservasi Indonesia WARSI.

Robert menyebutkan kekerasan yang dialami Orang Rimba oleh aparat keamanan anak perusahaan Sinar Mas, terus berulang. Tahun lalu, Satpam PT JAW juga melakukan pemukulan terhadap Beconteng Orang Rimba Kelompok Tumenggung Meladang. Tahun sebelumnya Satpam PT BKS juga juga melakukan penusukan dan penganiayaan pada Orang Rimba Kelompok TUmenggung Menyurau. “Kekerasan yang terus berulang ini menandakan Sinas Mas, tidak berkomitmen baik dalam mengatasi persoalan dengan Suku Adat Marginal yang ada di dalam konsesi mereka,”kata Robert.

Sejatinya Orang Rimba tidak layak untuk dituduh mencuri berondolan sawit, jauh sebelum konsesi hadir lahan tersebut sudah menjadi rumah Orang Rimba, suku adat marginal yang hidup di dalam hutan. Perusahaan hadir tanpa memperhitungkan suku adat marginal yang tinggal di area tersebut. “Kami tidak melihat itikad baik dari perusahaan untuk menyelesaikan persoalan ini dengan menyentuh akar persoalan.

Persoalan mendasar yang dihadapi Orang Rimba yang tinggal di areal perkebunan sawit perusahaan adalah ketidakadaan sumber penghidupan. Hutan yang menjadi sumber penghidupan mereka sudah habis, namun mereka tidak memiliki sumber penghidupan baru, sehingga mereka bisa mengambil apa saja yang ada di sekitar mereka termasuk brondolan, buah sawit yang sudah lepas dari tandannya. “Ingat yang diambil buah yang lepas dari tandan, bukan tandan sawit yang mereka curi, namun perlakuan aparat keamanan masih tetap sama, berujung pada penganiayaan yang berulang,”kata Robert.
Selama ini lanjut Robert penyelesaian persoalan cendrung sporadik, dengan pembayaran denda dan meredam kemarahan Orang Rimba. “Ini akan semakin membahayakan Orang Rimba karena mereka hanya dianggap sebagai sumber masalah, yang tidak pernah dicarikan solusinya bersama oleh para pihak.”

Untuk diketahui saat ini terdapat terdapat lebih dari 2000 jiwa yang terdiri dari 441 KK hidup dalam perkebunan sawit dan 230 KK berada dalam HTI.Kelompok-kelompok di areal sawit dan HTI ini hidup dalam kemiskinan absolut dan kesulitan mendapatkan pangan yang layak. Kelompok ini juga sangat rawan dan rentan mengalami konflik sosial serta kesulitan untuk melanjutkan hidupnya. Kelompok ini kesulitan untuk meningkatkan derajat kehidupan melalui pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai.

Berdasarkan hasil pengamatan KKI Warsi, selama lebih kurang 20 Tahun (1997-2019) terdapat delapan kali konflik yang berujung kekerasan dengan 14 Orang Rimba kehilangan nyawa, serta 23 kali konflik sosial antara Orang Rimba dengan masyarakat desa dan pihak perusahaan.(*/sm)




Tagar:

# KKI WARSI








loading...










#DEBAT KANDIDAT PILWAKO #BAKSO TARSYID #SIDANG SUPRIYONO #PLN #DEBAT PILWAKO 1 #ZOLA DIPERIKSA KPK #BATU BARA #VONIS KETOK PALU #ZUMI ZOLA TERSANGKA #SAROLANGUN #MUARO JAMBI #MERANGIN #Miss Indonesia 2019 #Nenek Zumi Zola Meninggal #BUNGO #BERITA JAMBI #BATANGHARI #cawagub fachrori #caleg PBB Jambi mundur #ZUMI ZOLA #LHKPN #KOTA JAMBI #KERINCI #korem 042/gapu #Kemas Faried #Fachrori Rombak Pejabat #danrem 042 Gapu #SUNGAI PENUH #SUAP KETOK PALU #surat suara Jambi #abdul Fattah meninggal #PRABOWO KE JAMBI #Pemberhentian Zumi Zola #TEBO #TANJABTIMUR #TANJABBARAT #TMMD Kerinci #TABLOID INDONESIA BAROKAH #Rocky Gerung #relawan demokrasi #REKI #Edi Purwanto #UIN STS Jambi #Pelecehan seksual #bawaslu provinsi jambi #Debat Pilpres 4 #Pahlawan nasional #Raden Mattaher #Partai Berkarya #KKI WARSI #pohon asuh #Edi Purwanto #iin inawati #Jambi masa lalu #Sejarah jambi #Musri Nauli #angin kencang Bungo #Kantor Pos Bungo Diterjang Angin #Syaihu ke PTUN #Demo UINS STS Jambi #Pelecehan seksual #Penyelundupan Lobster #Lobster Jambi #masa tenang #money politic #BAWASLU KOTA JAMBI #SYARIF FASHA #FACHRORI UMAR #HASIL PILPRES 2019 #HASIL PILEG 2019 #17 April 2019 #Minyak ilegal #Polda Jambi #KPPS Dipecat #PEMILU 2019 #LOGISTIK PEMILU 2019 #KPU PROVINSI JAMBI #Caleg Gerindra Ditangkap di Sungaipenuh #Mualaf Center Indonesia #kotak suara rusak #Hasil Pileg Tanjabbar #KPPS Meninggal Dunia #Pembakaran Kotak Suara #Prediksi Kursi di Provinsi Jambi #Pleno Rekapitulasi Suara #Harga Bawang putih #PLENO KPU PROVINSI JAMBI #Sutan Adil Hendra #SIDANG PELANGGARAN BAWASLU #Ketua DPRD Kota Jambi #Kemendagri #Samsat Jambi #Ratu Munawarrah #PIlgub Jambi #Anggota DPRD pindah parpol #DPRD Sungai Penuh #aksi Mahasiswa Jambi #GUGATAN PARPOL DI MK #Polda Jambi