Wabup Tanjabtim Kecewa Tidak Ada Pejabat Pemprov Jambi di Acara Mandi Safar



Kamis, 24 Oktober 2019 - 09:44:38 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Tidak dipungkiri lagi, kegiatan tahunan yang dihelat di Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), mampu menyedot ribuan pengunjung untuk memadati lokasi acara yang berjuluk Festival Mandi Safar ini, Rabu (23/10/19).

Kemeriahan acara ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat Desa Air Hitam Laut, Perangkat Kecamatan, Kelurahan, Desa serta Peran serta pemerintah Daerah Kabupaten Tanjabtim.

Akan tetapi, dibalik kemeriahan acara ini terselip kekecewaan tersendiri yang dirasakan Wakil Bupati (Wabup) Tanjabtim H. Robby Nahliansyah serta masyarakat setempat khususnya.

Pasalnya, pejabat pemerintah Provinsi Jambi, dalam hal ini Gubernur Jambi ataupun yang mewakili tidak terlihat hadir pada kegiatan rutin yang telah diagendakan setiap tahunnya ini.

Selain itu, kemeriahan Festival Mandi Safar di Desa Air Hitam Laut ini juga tidak dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Provinsi Jambi, melainkan hanya dihadiri oleh salah satu Kepala Bidangnya saja. Padahal undangan dari Pemkab Tanjabtim telah disebar sebelumnya.

Saat diwawancarai beberapa awak media, Wabup sangat menyayangkan atas ketidakhadiran dari beberapa pejabat Pemprov Jambi. Hal tersebut dikarenakan, setiap pelaksanaan Festival Mandi Safar ini OPD Pemprov Jambi terkesan enggan untuk menghadiri kegiatan rutin tahunan di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung ini.

“Padahal kami Pemerintah Daerah dan masyarakat menyiapkan semua fasilitasnya, baik itu kendaraan, penginapan, bahkan masyarakat pun telah menyiapkan makanan,” ujar Wabup.

Kehadiran pejabat Pemprov Jambi sangat penting bagi even ini. Karena dengan adanya mereka, masyarakat Air Hitam Laut setidaknya bangga dan dapat memacu semangat masyarakat setempat pada event ini.

“Kalau bicara pembiayaan, pada event ini secara real tidak akan cukup bila menggunakan APBD Tanjabtim. Maka tanpa bantuan masyarakat, acara juga tidak akan sukses,” tegasnya.

Hargailah apa yang menjadi keinginan masyarakat. Masyarakat itu ingin dilihat, dan masyarakat itu ingin ditemui. Maka dari itu, diharapkan kepada Bapak Gubernur Jambi beserta jajaran, pada tahun yang akan datang diharapkan bisa hadir pada kegiatan Mandi Safar ini.

“Acara ini dipersiapkan bukan cukup satu - dua hari saja. Persiapan ini bahkan sampai satu bulan lebih. Biar kenapa, agar tamu kita dari Provinsi Jambi dan para pengunjung bisa merasa puas,” ungkapnya.

Wabup berharap, kegiatan Festival Mandi Safar ini bisa menjadi event nasional. Namun saat ini, nama mandi safar ini sendiri memiliki kesamaan dengan kabupaten/kota dan provinsi yang ada di Indonesia. Maka dari itu, untuk event mandi safar ditahun yang akan datang akan diganti dengan Air Hitam Laut Festival.

“Pergantian nama ini berdasarkan hasil rapat dan kesepakatan Tokoh Adat, Tokoh Agama dan masyarakat Desa Air Hitam Laut serta instansi terkait,” pungkasnya. (ipn)




Tagar:

# TANJABTIMUR

Artikel Rekomendasi