JAMBERITA.COM- Ketua TP PKK Batanghari Hj. Yunninta Asmara, SH mengatakan Kelurahan Pasar Muara Tembesi di Kecamatan Muara Tembesi, memiliki potensi wisata kesejarahan yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
Menurut berbagai catatan sejarah Yunninta menjelaskan pasar Muara Tembesi merupakan pusat pemerintahan kolonial Belanda di Jambi pada masa penjajahan dulu.
"Bukti fisik situs sejarah ini sampai sekarang masih terang menderang, sayangnya para pelaku sejarah sedikit sekali yang bisa ditemukan yaitu Benteng Pemukiman Belanda, ungkapnya ketika berdialog dengan komunitas arkeologi Universitas Indonesia (17/9) kemarin."
Menurut calon kuat Bupati Batanghari ini awalnya benteng ini didirikan sebagai tempat kediaman dan perkantoran penjajahan Belanda. Setelah kemerdekaan benteng ini menjadi asrama kediaman Tentara Keamanan Rakyat (TNI sekarang).
Beberapa rumah kuno Belanda inipun telah berpindah-pindah tuan. Jepang pun sempat merebut benteng itu pada 1942. Kemudian setelah Jepang kalah dalam peperang, TNI merebut benteng tersebut, seiring dengan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945, bebernya panjang lebar di hadapan Arkeolog tersebut.
Seperti kebanyakan daerah di Provinsi Jambi, kelurahan ini merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari, sungai terpanjang di pulau Sumatera. Menurut study literatur sungai Batanghari di Kelurahan Muara Tembesi inilah yang menjadi menginspirasi pembuatan Logo Kabupaten Batanghari.
"Dari arah hulu dan cabangnya ke kanan dan ke kiri. Yang ke kanan menuju arah Kabupaten Sarolangun dan beberapa kabupaten lainnya, sedangkan cabang kiri menujuh arah Jambi. Warna biru pada logo yang seperti huruf (Y) itu adalah representasi percabangan sungai Batanghari (Batang Tembesi) yang ada di Kelurahan Pasar Tembesi,” katanya.
Sehingga kedepan Yunninta mengatakan situs sejarah di Tembesi ini akan dikembangkan agar sejarah Batanghari bisa lestari di setiap generasi.
"Insya Allah visi Batanghari Unggul akan memperhatikan warisan sejarah Tembesi ini agar bisa lestari dan bernilai ekonomis sebagai objek wisata sejarah, karena ada kenangan sejarah di Tembesi yang bisa kita banggakan,” tandasnya.(*/sm)
Terpilih Jadi Ketua DPRD Merangin, Herman Effendi Kedepankan Komunikasi, Siap Kawal Pembangunan
Klir...Golkar Tunjuk Herman Effendi Jadi Ketua DPRD Merangin
Deklarasi di Jambi, Nuraida Fitri Habi Nahkodai Jaringan Demokrasi Indonesia Provinsi Jambi
PKS Masih Protes Masalah Anggota Panja, PDIP Ikhlaskan Hanya Kirim Satu Orang
Ini 4 Calon Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Defenitif yang Akan Diajukan ke Mendagri RI
Soal Penunjukkan Pimpinan DPRD Demokrat, Cik Bur: Selain Yang Saya Sebutkan Belum Klir


Optimalkan Kinerja B04, Kanwil Kemenkum Jambi Kejar Percepatan Anggaran dan Reformasi Birokrasi


