JAMBERITA.COM - Pengurus dan Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Jambi masa bakti 2017-2022 resmi dilantik dan dikukuhkan Sabtu malam, (14/9/2019).
Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Auditorium rumah dinas Gubernur Jambi yang langsung dilantik oleh Sekjen Pemuda Pancasila nasional Arif Rahman.
Arif menginstruksikan MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi yang baru saja dilantik itu untuk melakukan konsolidasi kepada seluruh kader dan pengurus.
Ia juga meminta MPW PP Jambi melakukan komunikasi kepada Stakeholder terkait dengan baik.
"Ini kita sudah dilantik dan bung Adri ini menjadi ketua, ini merupakan hal yang biasa dan bukan hal yang aneh-aneh," ungkapnya, tampak didampingi Adri yang senyum sumringah dihadapan awak media.
Terkait dengan Ketua MPW Pemuda Pancasila yang mempunyai jabatan di lembaga legislatif yakni DPRD Provinsi Jambi yang tersangkut kasus hukum dan ditetapkan tersangka oleh KPK, itu kata Arif, mereka tetap menggunakan asas praduga tak bersalah.
"Kalau yang tersangkut dengan masalah hukum sampai saat ini MPN tetap membantu melakukan advokasi, ada tim kita yang melakukan advokasi akan tetap kita berasas praduga tak bersalah, ada bantuan hukum untuk mendampingi beliau bung Efendi Hatta," terangnya.
Makanya, Arif mengingatkan agar para pengurus MPW PP Provinsi Jambi dapat mengambil pelajaran lalu untuk menjadi lebih baik kedepan. Serta jangan main-main yang berorientasi pada proyek.
"Kapada seluruh pengurus MPW Provinsi Jambi jangan main-main dengan masalah proyek, saya minta mulai lah dewasa, berpikir karena keadaan kedepan semakin berubah," tuturnya.
Namanya pertambangan itu akan di monitorium, untuk itu Arif menegaskan supaya teman-teman MPW PP Provinsi Jambi mulai berpikir bagaimana caranya berkomunikasi dengan dinas UMKM untuk menggandakan pelatihan pelatihan kewirausahaan.
"Terus bagaimana membangun koperasi yang baik dan benar, karena bagaimanapun koperasi tetap tokoh ekonomi Indonesia kalau Pancasila itu diperas, pasti hasilnya secara ekonomi itu koperasi," tegasnya.
Arif meminta kepada seluruh pengurus MPW PP agar mulai kreatif dan inovatif.
Dalam situasi dan melihat kedepan, bukan beorientasi pada proyek tapi bagaimana mengembangkan potensi-potensi budaya yang membawa Jambi go-internasional.
"Tadi saya sudah meminta kepada ketua, agar dapat mencarikan tempat central industri kecil, nanti bisa untuk menjual makanan, membuat cafe-cafe ciri khas makanan Jambi, supaya nanti ketika ada tamu dari Jakarta ada yang ingin merasakan kuliner khas Jambi bisa ke tempat tersebut," jelasnya
Sebelumnya juga Adri menyampaikan, agar para kader kader Pemuda Pancasila di Provinsi Jambi yang duduk di legislatif agar tidak melakukan perbuatan yang sama, melainkan benar-benar dapat mewakili rakyat Provinsi Jambi.
"Kita akan segera melakukan komunikasi kepada kader-kader kita yang berada di DPRD Provinsi Jambi kabupaten kota," katanya. Tentunya kata Adri mereka meminta kepada seluruh kader dapat menjauhkan hal hal yang melanggar hukum.
"Mudah-mudahan kader-kader kami baik dan ke depan tidak ada terjadi lagi, kita pengen semua anggota DPRD jangan lakukan itu mudah-mudahan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga," pungkasnya.(afm)
Dikukuhkan, MPW Pemuda Pancasila Jambi Langsung Gelar Rakerwil II
Soal Surat Kemendagri terkait Caleg Pindah Parpol, Ini Kata Pemprov Jambi
Masih Rangkaian Festival Media, LPM Patriotik Tuan Rumah PJTLN Pertama Kalinya di Jambi
Program Pertanian Terpadu Meningkatkan Pangan Masyarakat Desa
BKD Benarkan Ada Pelantikan Kasubag TU SMA/SMK se Provinsi Jambi, Ini Jumlahnya
Progres Pemeliharaan Jalan Ranah Pemetik Capai 45 Persen, UPTD WDP Tinjau Lapangan

