Batanghari Unggul Akan Fasilitasi Desa Untuk Kembangkan Pariwisata



Selasa, 10 September 2019 - 06:38:36 WIB



JAMBERITA.COM-  Ketua TP PKK Batanghari Hj. Yunninta Asmara, SH mengharapkan desa - desa yang potensial bisa memanfaatkan dana desa untuk mengembangkan pariwisata di daerahnya, dimana hal ini bisa sejalan dengan pembangunan infrastruktur. Dengan begitu desa di Batanghari akan bisa mandiri secara finansial.

“Desa-desa sudah waktunya menggunakan dana desa agar mandiri secara finansial. Dimana dana desa sejalan dengan infrastruktur yang mendukung pariwisata, salah satunya dengan mengembangkan potensi agrowisata dan wisata sungai disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari, ungkapnya di Muara Bulian (9/9/2019) kemarin.

Bahkan calon kuat Bupati Batanghari ini  mengatakan sudah banyak desa yang sukses dengan pendapatan desa lebih besar dari pada dana desanya. Desa-desa tersebut mengembangkan dana desa pada beberapa sektor ekonomi.

“Namun yang paling gampang dan cepat membuahkan hasil adalah dengan mengembangkan pariwisata,” katanya.

Dia mencontohkan, salah satu desa yang berhasil memanfaatkan dana desa untuk membangun pariwisata adalah Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah. Desa tersebut membuat kolam wisata Umbul Ponggok. Di sana para wisatawan bisa berfoto di bawah air sambil berpose dengan benda-benda yang sehari-hari dijumpai di daratan, seperti sepeda motor.

“Kini desa tersebut sudah menghasilkan pendapatan desa sebesar Rp14 miliar, contoh desa lain yang dapat mengembangkan menjadi desa wisata adalah Desa Kutuh di Bali. Desa tersebut berhasil menjadi tempat wisata olahraga paralayang. Desa tersebut sudah bisa menghasilkan Rp17 miliar per tahun dengan jumlah pajak sebesar Rp3 miliar. Nilai pajak itu, lebih besar dibandingkan dari dana desa yang diberikan yaitu sekitar Rp800 juta, jelasnya.

“Kini kesejahteraan masyarakatnya meningkat, angka pengangguran berkurang dan tak ada lagi narkoba di sana,” kata dia.

Untuk membangun desa wisata, menurut Yunninta sebenarnya mudah, yaitu membangun citra desa wisata, membuat acara dan kompetisi.

“Dengan mempergunakan dana desa untuk membangun wisata, maka akan tercipta lapangan kerja dan pendapatan desa yang lebih besar dari dana desa,” kata dia.

Visi Batanghari Unggul akan menawarkan program integratif pariwisata, pertanian, perkebunan dalam satu konsep wisata desa yang menarik dan bernilai, baik dalam bentuk kegiatan, taman, ataupun arena bermain, target Visi Batanghari Unggul, lima tahun ke depan ada 25 desa wisata di Batanghari dengan segala potensi yang dimilikinya.(*/sm)









loading...