Anaknya Lolos Jadi Anggota Polri, Buruh Bangunan Ini Sebut Kapolda Jambi Tepat Janji



Senin, 05 Agustus 2019 - 13:56:35 WIB



JAMBERITA.COM - Seorang buruh bangunan, Sandi (53) mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Muchlis AS, Minggu (4/8/2019).

Ucapan ini disampaikannya karena putra sulungnya yakni Fajar Sultan Ramadana telah berhasil mengikuti seleksi dan menjadi anggota Polri dengan murni.

Menurutnya, informasi melalui saluran media yang Ia dapat sebelumnya, bahwa anaknya masuk dan menjadi anggota polri gratis dan tidak ada dipungut biaya melalui Polda Jambi, itu benar adanya.

"Alhamdulillah, janji Kapolda memang ditepati. Terima kasih pak Kapolda dan panitia penyelenggara, anak kami bisa lulus," ungkapnya, Minggu (4/8/2019).

Untuk itu dirinya menuturkan, kepada seluruh generasi selanjutnya jika mempunyai keinginan menjadi anggota polisi maka ikutilah seleksi. Yang penting ada tekad dan kemampuan.

"Silakan ikuti seleksi kepolisian mudah-mudahan selanjutnya pun tetap bersih. Yang penting ada tekad, percaya pada kemapuan diri sendiri," tuturnya.

Awalnya Sandi sempat merasa tidak percaya bahwa anaknya bisa masuk menjadi anggota polisi.

Namun karena keinginan yang kuat akhirnya putra sulungnya berhasil dan dinyatakan lolos.

"Jadi di TV katanya masuk polisi sekarang tidak ada biaya, nggak pakai uang lagi. Tapi sempat ragu apa iya memang bersih, karena banyak omongan (pembicaraan) yang bikin kami tidak yakin," ungkapnya.

Akhirnya, dengan tekad yang tinggi dan penuh keyakinan, Sandi langsung berbicara ke anak sulungnya serta memberikan motivasi agar dapat percaya diri dengan kemampuan diri sendiri untuk menjadi anggota Polri.

Karena untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi Sandi tak banyak berharap mereka keterbatasan akan ekonomi.

"(Saya bilang ke anak) Abang, kata Kapolda itu bersih tanpa dipungut biaya. Pokoknya apa yang terjadi kita yakin dengan kemampuan sendiri, dengan segala daya upaya. Yang penting kita yakin dengan kemampuan kita, kita terus berjuang," terangnya.

"Alhamdulillah ya Allah. Akhirnya, antara percaya dan tidak pecaya, anak kami berhasil juga. Itulah kenyataan, dengan tekad anak kami yang kuat," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi