JAMBERITA.COM - Usai dibangun pada 2018 lalu, Pasar Modern di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi hingga kini belum berfungsi maksimal.
Pasalnya dari informasi yang diperoleh, para pedagang enggan menempati bangunan baru itu lantaran belum tersedianya sumber air bersih di dalam pasar. Dan untuk kebutuhan air pedagang mesti melansir sendiri ke dalam pasar.
Hal ini diakui kepala Dinas Perdagangan Tanjab Barat, Syafriwan, masalah fasilitas air bersih jadi kendala yang dihadapi pedagang.
"Saya sudah minta ke Lurah untuk memasang tedmon dan instalasi pipa ke dalam pasar," ujar Syafriwan, Selasa (23/7/2019).
Dikatakan Syafriwan, saat ini pasar Modren dengan kapasitas 200 lapak itu masih dalam proses serah terima dari pusat ke daerah.
"Sebelum serah terima ada proses auditnya. Setelah audit nanti baru proses serah terima," jelas Syafriwan.
Untuk antisipasi proses percepatan penempatan pasar, lanjut Syafriwan, pihak Disperindag sudah membuat surat pengelolaan sementara kepada pemerintah kelurahan Tebing Tinggi.
Dan dari konfirmasi terakhir dari pihak kelurahan, saat ini sedang dibuatkan sarana tambahan berupa tedmon air untuk disalurkan ke lapak lapak yang tersedia sebagaimana permintaan pedagang.
"Sementara menunggu proses tersebut untuk saat ini kita sudah minta pak lurah untuk mengarahkan pedagang agar segera menempati pasar tersebut," kata Syafriwan.
Sementara Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Barlian, mengatakan persoalan yang dihadapi di lapangan saat ini belum terpasangnya instalasi jaringan pipa menuju Pasar Baru Tebing.
Sedangkan untuk persediaan air bagi kebutuhan warga Tebing Tinggi berasal dari jaringan PDAM sejauh ini berjalan lancar dan cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi air bersih bagi warga Tebing.
"Sudah saya hubungi kepala cabang, ada permintaan pemasangan ke Pasar Baru. Hanya saja, instalasi jaringan pipa belum ada. Kan butuh proses makan waktu untuk pemasangan pipa," jelas Ustayadi.
"Kalau air Tebing sudah lancar. Sekitar 4 sampai 5 jam dalam sehari mengalir rutin ke rumah rumah warga konsumen PDAM. Makanya banyak sumur bor yang mati saat ini di Tebing," pungkasnya. (Henky)
Rapat Paripurna Keempat DPRD Tanjab Barat Sampaikan Rekomendasi Strategis
Wakil Ketua DPRD H. M. Sjafril Simamora Ikut Pantau Proses Assessment JPT Pratama Tanjab Barat
Bupati Anwar Sadat Pantau Uji Kompetensi JPT Pratama Pemkab Tanjabbar di LAN Jatinangor
Dan SSK Rilman Berharap Adanya Pos Kamling, Masyarakat Berpartisipasi Jaga Keamanan
Keakraban dengan Orang Tua Asuh, Satgas TMMD Bantu Buat Kandang Kambing


Optimalkan Kinerja B04, Kanwil Kemenkum Jambi Kejar Percepatan Anggaran dan Reformasi Birokrasi


