JAMBERITA.COM - Pilgub Jambi memang belum dimulai tahapannya oleh KPU. Bahkan baru kemarin uji publik PKPU terkait tahapan jadwal pilkada serentak ini dilakukan oleh KPU RI. Namun, jauh sebelum itu sudah banyak sekali muncul para tokoh yang berniat maju ataupun punya peluang didukung untuk menjadi orang nomor satu ditanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini.
Sebut saja para kepala daerah di kabupaten/kota yang sudah periode keduanya memimpin. Mereka memiliki kans untuk maju pada kontestasi Pilgub mendatang, seperti Adirozal, Asafri Jaya Bakri, Alharis, Cek Endra, Syahirsah, Fasha, dan juga Safrial. Belum lagi muncul para jendral seperti Brigjen Pol. Syafril Nursal, Teddy Lhaksmana Widya Kusuma, Mayjen Sudirman, hingga Kapolda Jambi saat ini, Irjen Pol. Muchlis AS.
HBA sendiri juga sangat memiliki peluang besar untuk maju karena hasil survei sendiri menyatakan bahwa Mantan Gubernur Jambi ini memiliki tingkat elektabilitas paling tinggi untuk maju pada Pilgub 2020 mendatang. Meskipun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi apakah tetap di senayan atau maju Pilgub.
Dari beberapa nama tersebut, ada beberapa figur yang dirasa cukup besar namun tidak muncul ke permukaan, seperti Burhanuddin Mahir, Usman Ermulan, hingga Zulfikar Achmad. Mereka merupakan para mantan kepala daerah yang bisa dinilai berhasil. Bahkan Zulfikar Achmad dan Burhanuddin Mahir sendiri saat ini juga terpilih di anggota DPR. Bahkan nama mereka juga tidak masuk dalam hasil survei yang beberapa waktu lalu lembaga survei sampaikan hasil risetnya.
Melihat hal itu, Pengamat Politik Jambi, As'ad Isma, mengatakan, memang saat ini yang muncul ke permukaan adalah figur para kepala daerah kabupaten/kota yang sudah menjalani periode kedua. Ditambah beberapa nama diluar partai politik yang bisa dibilang sudah melakukan sosialisasi. "Mereka semua sangat wajar namanya masuk bursa, karena memang sudah melakukan sosialisasi dan juga komunikasi politik," katanya ketika ditemui di tempat kerjanya.
Ia mengatakan, meskipun begitu, para tokoh lain yang tidak muncul tersebut tidak bisa dipastikan tidak maju. Hanya saja mereka belum melakukan komunikasi politik ataupun sosialisasi. "Juga masalah nama mereka tidak masuk dalam survei, hal itu wajar karena yang masuk kedalam survei adalah mereka yang sudah nampak melakukan komunikasi," sebut Sekretaris Kopertais XIII Jambi ini.
Diluar itu semua, tidak ada jaminan semua nama yang muncul dipermukaan saat ini akan maju nantinya. Karena para calon ini nantinya akan mengkristal pada akhir tahun ini. "Dan perkiraan kami hanya akan ada 3 pasang calon nantinya yang akan bertarung," ujar Direktur CEPP Jambi ini.
"Contohnya saja Golkar, banyak nama kadernya yang muncul akan maju pada Pilgub. Namun pastinya Golkar tidak akan bisa memajukan seluruh kadernya, pasti hanya akan ada 1 saja yang akan didukung untuk maju nantinya," tandasnya. (am)
Kepala Daerah Aktif Maju Pilgub Tak Harus Mundur, Sanusi: Namun Wajib Cuti
Belum Selesai Caleg Pindah Partai dan MK, KPU Sarolangun Juga Berurusan Dengan DKPP
Pemilihan Ketua DPC dan DPD PDIP se Provinsi Jambi Serentak 30 Juni, Ini Mekanismenya
Maju Di Konfercab PDIP Kota Jambi, Junedi Singarimbun: Sudah Dapat Dukungan Dari PAC
BREAKING NEWS: 5 Terdakwa Kasus Coblos 2 Kali Dijatuhi Hukuman 5 Bulan Percobaan
KPU Bakal Simulasi Penetapan Calon Terpilih, Sanusi: Supaya Tidak Ada Masalah


Hesti Perkuat Keperdulian Sosial Via Pojok Berkah TP PKK Provinsi Jambi



