JAMBERITA.COM - Pilkada serentak 2020 akan dilaksanakan di 5 kabupaten/kota dan Provinsi Jambi sendiri. Dari 5 kabupaten/kota tersebut juga masuk didalamnya Kabupaten Bungo. Bungo untuk saat ini dipimpin oleh kader PAN dan PKS, Mashuri-Safrudin Dwi Aprianto.
Karena posisinya mereka adalah petahana, dipastikan nantinya mereka akan maju kembali pada kontestasi ini yang kemungkinan akan dilaksanakan pemungutan suaranya pada September 2020. Selain mereka, juga banyak tokoh-tokoh Bungo yang memiliki kekuatan untuk maju dalam Pilbup Bungo nanti.
Sebut saja Ria Mayang Sari yang saat ini Ketua DPRD Bungo yang juga memenangkan pemilihan DPD RI pada pemilu lalu. Putri dari Gubernur Jambi ini juga memiliki kans yang sangat tinggi untuk maju menantang petahana.
Juga ada Azhar Mulia, Mantan Komisioner KPU Provinsi ini juga ada peluang untuk maju. Mengingat ketika pemilu lalu, dirinya juga ikut bertarung di DPD dan mendapatkan suara tinggi di Bungo. Beberapa nama yang juga sebagai calon DPD seperti Khoirun A. Roni juga berpeluang maju, mengingat Ia juga merupakan Mantan Rektor Universitas Muaro Bungo.
Selain itu, ada beberapa nama baru yang menjadi pemenang pada pemilu di DPRD Bungo. Mungkin memang nama mereka masih baru, namun jika melihat keberadaan nya pasti tidak akan terkejut. Ia adalah Dedet Jumico. Caleg yang menang di dapil VI ini merupakan kader Gerindra yang juga anak dari Mantan Calon Bupati, Kadirun.
Pengamat Politik, Bahren Nurdin, menyatakan, bahwa dengan banyaknya nama yang bermunculan, ini membuktikan bahwa putra putri Jambi sudah memiliki kredibilitas. Harapannya pasti dengan munculnya banyak orang ini membuat masyarakat bisa melihat calon pemimpinnya. "Semakin banyak calon pemimpin, maka akan semakin bagus," sebutnya kepada Jamberita.com ketika dikonfirmasi, Minggu (23/6/2019).
Ia mengatakan, di luar petahana juga, para bakal calon yang akan maju ini juga masih menakar dan mencari peluang yang terbaik. Karena diluar elektabilitas dan popularitas, pastinya akan membutuhkan dana yang pas. "Ini juga menjadi kajian para calon ini nanti ketika memang memastikan maju," ujar Akademisi UIN Jambi ini.
"Karena bagaimanapun juga tidak bisa ditutupi, bahwa maju butuh dana yang besar," tambahnya.
Peluang calon lain untuk menantang petahana terbuka hingga saat ini, apalagi jika nanti Mashuri - Apri memastikan maju bersama lagi atau bahkan berpisah. Tetapi hingga saat ini pastinya para bakal calon ini masih melakukan 'Wait and See'. "Bukan hanya di Bungo, semua daerah yang akan melaksanakan pilkada juga melakukan hal yang sama," tukasnya. (am)
4 Jendral Muncul Dalam Bursa Pilgub Jambi, Ini Kata Pengamat
HM Syaihu: Kalau Saya Gagal Ditetapkan, 4 Caleg Terpilih PDIP Sarolangun Tidak Sah
Pengurus dan Kader di Jambi Dukung Megawati Terus Pimpin PDIP
Satker Bawaslu Kabupaten/Kota Belum Pasti, Rofiqoh: Sudah Ada Perencanaan
Sidang Tindak Pidana Pemilu Sarolangun, Dua Terdakwa Diduga Melarikan Diri
2 KPU di Kabupaten Dilapor ke DKPP, Ini Respon KPU Provinsi Jambi


Hesti Perkuat Keperdulian Sosial Via Pojok Berkah TP PKK Provinsi Jambi



