JAMBERITA.COM- Sejumlah hasil survei menempatkan Syarif Fasha di peringkat dua setelah nama Mantan Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA). Jika HBA tidak maju, nama Walikota Jambi berpeluang menjadi jawara.
Hanya saja hingga kini, Fasha belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait maju atau tidak di Pilgub Jambi. Fasha mengucapkan terima kasih kepada warga Provinsi Jambi yang telah menitipkan pesan kepada tim konsultan survei, namun dirinya tidak tahu terkait dengan survei itu sendiri.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat di provinsi Jambi, yang telah menitipkan pesan kepada tim konsultan survei yang saya tidak tahu kapan surveinya, siapa yang menyuruh survei juga saya tidak tahu," ucapnya.
Fasha menilai proses politik Pilgub masih panjang, dirinya tidak ingin cepat menyatakan maju sementara kendaraan politiknya belum ada. "Jadi tidak sekonyong-konyong saya menyatakan maju tapi kendaraan yang ada, kalau saya menyatakan maju berarti saya sudah punya kendaraan politik," katanya.
Kemudian untuk maju di Pilgub kata dia, dirinya perlu proses pertimbangan yang matang konslidasi dan konsultasi dengan pihak keluarga. "Dan saya perlu istiharoh dulu, karena saya bukan di penghujung jabatan, tidak ada keharusan saya maju di pilgub, jadi kita lihat bagaiaman konstelasi politik," katanya.(sm)
Minus Agus dan Nawawi Hamid, 9 DPD II Golkar Jambi Menghadap Ketua Umum Airlangga Bersama Cek Endra
Kader PDIP Safrial dan Abdullah Sani Digadang Maju Pilgub, Ini Kata Edi Purwanto


PUTR Jambi Kerinci Percepat Pemeliharaan Ruas Jalan Pungut Mudik-Sungai Kuning



