Sistem Ujian Online PPDB di Titian Teras Diduga Ada Kecurangan, Ini Kata Kadis Pendidikan



Selasa, 14 Mei 2019 - 05:40:27 WIB



Agus Heriyanto
Agus Heriyanto

JAMBERITA.COM - Salah satu wali murid mempertanyakan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan Titian Teras Provinsi Jambi.

Wali Murid itu, sebut saja namanya Siti. Siti menuturkan setelah anaknya mengikuti tes PPBD di tahap akademik melalui ujian online selama tiga hari, akan tetapi setelah beberapa hari ujian selesai namun ada pergeseran nilai peserta didik.

"Ada yang aneh menurut saya ya, kalau ujiannya online. Nah nilai onlinenya itu mestinya sudah stop ketika ujian berakhir kan. Artinya di hari ke 3 ujian itu tidak ada pergerakan nilai lagi kan?," katanya kepada Jamberita.com, Senin (13/5/2019).

Ternyata ketika Siti melihat di hari terakhir, itupun sudah agak sedikit sore, Siti mencotohkan anaknya itu misal berada di nilai A, namun setelah beberapa hari setelah itu, Siti kembali mencoba mengecek ulang nilai anaknya tersebut. Alhasi nilainya malah menurun drastis, contoh dari A pindah ke E.

"Itukan aneh, masa ujian online kok beberapa hari setelah itu bisa bergeser lagi nilainya gitu, kok bisa bergerak nilainya.? Padahal ujian sudah berakhir beberapa hari sebelum itu, itu kan aneh, masa bisa bergerak lagi gitu," ujarnya.

Belum lagi ia mendapat selintingan-selentingan dari beberapa wali murid lainnya, Siti mengaku, adanya dugaan kecurangan atau persaingan yang tidak sehat terhadap PPDB di SMA Titian Teras Provinsi Jambi.

"Sayang saja, jika yang sekelas Titian Teras bisa seperti itu, kasian anak anak yang betul mampu bisa tergeser, kalau ada oknum-oknum yang berbuat curang," jelasnya.

Lebih lanjut, Siti saat ini berpasrah diri dan tidak terlalu begitu optimis untuk meneruskan anaknya ikut berkompetisi di PPDB Titian Teras. Hanya saja, Siti sedikit penasaran dan mempertanyakan adanya pergeseran nilai setelah ujian berakhir.

"Katanya online, kalau online itu, begitu selesai tap (stop) berhenti kan (nilainya). Kok ini bisa bergerak lagi, jadi turun, itu anehnya," tambahnya.

"Sayang lah, sekelas Titian Teras dengan biaya yang segitu besar dikeluarkan pemerintah, jika terjadi yang seperti itu, orang yang tidak berhak kan itu sayang," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi Agus Heriyanto mengatakan nilai peserta di hari pertama mengikuti tes bisa tergerus nilai oleh peserta yang di hari kedua mengikuti tes.

"Jadi begini, kita kan sistem online yang hari pertama seleksi bisa tegerus dengan peserta di hari kedua atau di waktu yang berbeda, kalau nilai yang belakangan seleksi itu lebih tinggi daripada pertama," ungkapnya, setelah berbuka bersama di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin petang.

Mengenai batasan waktu berakhirnya ujian seleksi, Agus juga mengatakan sampai dengan sehari sebelum puasa, sedangkan hasil seleksi akademiknya baru malam Senin (13/5/2019) diumumkan.

"Pasti tergerus dia, jadi misalnya dia rangking 60 pertama, lalu besoknya ada lagi yang tes dan nilainya lebih tinggi maka yang 60 (sebelumnya) ni turun lagi, kan begitu," tambahnya.

Lebih lanjut, dirinya menepis jika adanya dugaan kecurangan dalam tahap seleksi PPDB di Sekolah Unggulan Titian Teras. Termasuk tuduhan adanya praktik sogok-menyogok agar bisa masuk ke seolah unggulan itu."Oh tidak ada, InsyaAllah tidak ada, kita kan sistem online," jelasnya sembari tersenyum.(afm)



Artikel Rekomendasi