Gandeng O'Chicken Mayang, Lembaga Kemanusiaan Ini Ajak Para Pengusaha di Jambi Untuk Berdonasi



Selasa, 07 Mei 2019 - 21:19:34 WIB



JAMBERITA.COM - Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Jambi yang berazaskan kedermawanan dan kerelawanan menggandeng Owner O'Chicken Mayang untuk kemanusiaan.

Manager Cabang ACT Jambi, Ilham Reza Fahlevi mengatakan pada dasarnya ACT sudah lama terbentuk dan hampir di semua provinsi di Indonesia sudah ada. Namun untuk di Jambi baru per bulan ini terbentuk.

"ACT ini sudah berdiri sejak 4 tahun tepatnya di tanggal 24 April 2005 lalu. Jadi, sebelumnya ACT ini memang merupakan Divisi dari Zakat, namun pada 21 April 2019, Ia beralih memproklamirkan sebagai lembaga tersendiri," ungkapnya, Selasa malam (7/5/2019).

Reza melanjutkan, ACT ini sendiri merupakan sebuah lembaga kemanusiaan yang bergerak di bidang kedarmawanan dan kerelawanan yang juga fokus kepada segala isu kemanusiaan. Makanya, di ACT ini ada 4 divisi, diantaranya yakni Global Humanity, Global Wakaf, Global Zakat, dan Global Qurban.

"Jadi pada perkembangannya, awalnya memang ACT ini khusus hanya untuk memberikan bantuan kepada korban bencana alam, baik itu di dalam maupun diluar Negeri," terangnya.

Kemudian seiring berjalannya waktu, ACT ini berkembang juga memberikan bantuan kepada isu-isu kemanusiaan yang terjadi di luar Negeri, yang dibuat menjadi SKDI (Solidaritas Kemanusiaan Dunia Islam).

"Jadi, negara-negara Islam khususnya yang tertindas, yang masih mengalami isu-isu kemanusiaan seperti Palestina, Syuriah. Itu sampai saat ini masih mendapatkan bantuan dari ACT," lanjutnya.

Selain itu, ACT juga menerima donasi yang nantinya akan disalurkan kepada yang membutuhkan. Dari Provinsi Aceh, dalam perkembangannya juga mengembangkan sayapnya. Sejauh ini kurang lebih porsi yang mereka berikan sekitar 60 sampai 70 itu banyak ke luar negeri.

"Tapi apabila terjadi bencana alam memang itu akan masuk sangat cepat, sangat banyak, karena memang ini lebih dikenal sangat cepat dan sangat tanggap untuk mengatasi bencana alam," terangnya. 

Seperti yang kemarin terjadi di selat Sunda, di Palu Donggala dan terakhir terjadi bencana banjir bandang di Provinsi Bengkulu sekitar seminggu yang lalu. Mereka memberikan bantuan per 40 ton bahan pangan.

"Ke Bengkulu dari Palembang dan Lampung ada 242 titik pengiriman, jadi total 80 ton bahan pangan kenapa Karena di Bengkulu sendiri ACT emang belum terbentuk," ungkapnya.

Lebih lanjut, ACT dengan aksi yang cepat ini, pihaknya dapat menjalin komunikasi serta mendapatkan kepercayaan dari publik." Sehingga donasi yang masuk pun, Alhamdulillah secara umum dan ada yang dari publik perseorangan secara berkala setiap bulan ada," tambah Reza.

Selain itu mereka juga akan menjaring kemitraan dengan semua calon-calon donatur yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk memberikan donasi atau yang bisa membantu dalam menjaring atau mendapatkan donasi yang sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya.

"Seperti yang kita ketahui saat ini, salah satunya O'Chicken. Kini kita mengajak mitra kita untuk mendonasikan sebagian dari keuntungan usahanya," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi