JAMBERITA.COM - Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PAGI) Provinsi Jambi Helfiyan Amnun menyampaikan, beberapa tips untuk tetap sehat dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan 1440 Hijriah.
"Berbicara tentang puasa, yang jelas kita melaksanakan kewajiban rukun Islam ke empat," bincang Helfiyan kepada jamberita.com saat dijumpai di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi (6/5/2019).
Helfiyan mengatakan, kata kunci dalam puasa terutama itu adalah niat. Niat inilah yang dimulai dari ibadah Sahur hingga Berbuka Puasa. Termasuk melaksanakan ibadah ibadah lainnya yang diwajibkan oleh agama Islam.
Makanya dalam menjalankan ibadah puasa, maka selain menguatkan niat, mempersiapkan fisik juga sangat penting. "Pertama itu dilakukan pada saat makan sahur karena kita tidak makan itu selama kurang lebih 13 jam," terangnya.
Pada saat makan Sahur itu, dirinya berharap kepada masyarakat Provinsi Jambi khususnya dapat mengkonsumsi makanan bergizi yang seimbang, yang ada unsur karbohidrat, protein, vitamin mineral dan termasuk lemak.
"Unsur pertama di saat sahur, banyak mengkomsumsi sayuran dan buah-buahan sehingga disaat menjalankan aktivitas dalam berpuasa tidak merasa haus dan lapar, karena sayur dan buah itu membuat kenyang dan minum air paling tidak sebelum sahur 1 gelas , sesudah sahur 1 gelas dan paling tidak sebanyak 3 gelas," ungkapnya.
Selanjutnya pada saat berbuka puasa, terang Helfiyan jangan terlalu banyak mengkonsumsi air minum yang terlalu dingin dan terlalu manis. Ideal nya jangan terlalu manis kalau di dalam agama Islam dianjurkan untuk mengkonsumsi kurma.
"Karena kurma itu banyak mengandung serat juga, kemudian buah buahan (jus) tanpa gula, karena terlalu banyak mengkonsumsi gula akibatnya gula darah terlalu cepat meningkat, tidak baik juga untuk kesehatan," jelasnya.
Selama bulan suci ramadan, masyarakat tetap mengkonsumsi dan minum air dalam sehari sebanyak 8 gelas atau sebanyak 2 liter. Jika kurnag minum air bisa terjadi proses dihedrasi. "Pada saat berbuka minum jus yang tidak terlalu manis, yang tidak pakai gula, kemudian dilanjutkan makanan yang ringan-ringan, shallat dan dilanjutkan makan berat," tuturnya.
Untuk mencapai 8 gelas air minum dalam sehari, itu sebelum tidur maka masyarakat juga dianjurkan kembali agar minum air serta mengkonsumsi buah-buahan. Dan dihimbau jangan terlalu banyak memakan makanan yang dapat merangsang asam lambung.
"Seperti pedas, terlalu asam-asaman, dan gorengan gorengan makanan yang berlemak tinggi, tidak baik dikonsumsi selama bulan puasa termasuk yang bersantan, kita berharap kepada masyarakat mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang, batasi lemak, gula dan garam," tegasnya.
Helfiyan menjelaskan, sebenarnya di bulan puasa tetap di pola makan seperti hari biasa. Tapi spesialnya, bulan suci Ramadhan ini selain mendapat pahala, juga di sisi kesehatan yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit terutama kolesterol, kencing manis dan hipertensi yang dapat dikendalikan.
"Termasuk mengurangi racun yang ada didalam tumbuh, itu memanfaatnya, idealnya selama bulan puasa ini kita seharusnya sehat, makan jangan terlalu kenyang, porsi sedanglah, karena terjadi transisi pola makan," pungkasnya.(afm)
Puluhan Ton Bawang Putih Segera Tiba di Jambi, Ini Perkiraan Harganya
Persiapan Mentas di TMII Jakarta, Hari Ini Teater Air Dijadwalkan Bertemu Walikota
SAH Lakukan Safari Ramadhan Ke Berbagai Komunitas Masyarakat
Amati Awal Ramadan, Ini Hasil Pantauan Tim Rukyatul Hilal Kemenag Jambi
Nilai Proses Pemilu di Kota Jambi Berjalan Aman dan Jurdil, Wawako: Tidak Ada Lagi 01 Atau 02
Kirim Dua Delegasi KPD Kwarnas 2026, Kwarda Jambi Komit Cetak Pelatih Pramuka Unggul


