JAMBERITA.COM- Hasil pantauan Tim Rukyatul Hilal awal bulan Ramadhan 1440 H Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi minggu (05/05/2019), Hilal tidak terlihat.
Rukyatul Hilal tahun ini digelar di Puncak Hotel BW Luxury Kota Jambi dengan ketinggian 67 Meter di atas permukaan laut, atau 17 meter lebih tinggi dari lokasi pemantaun tahun sebelumnya.
Rahmadi satu diantara Tim Falakiyah Kanwil Provinsi Jambi, mengatakan sebenarnya peluang untuk melihat hilal di Jambi pada pukul 18.04 WIB, cukup tinggi. Namun tujuh menit sebelum matahari terbenam, ada gundukan awan di sebelah barat pada azimut arah dilakukan rukyatul hilal sehingga tidak memungkinkan hilal terlihat.
Dijelaskan Rahmadi, dari sejarahnya berdasarkan keterangan dari MUI, sejak tahun 1952 hingga saat ini kegiatan rukyatul hilal yang di lakukan di Provinsi Jambi hasilnya nihil atau belum pernah terlihat.
"Itu bisa saja disebabkan karena memang di wilayah Barat Provinsi Jambi ada hutan, kalau sekarang sawit. Kalau menurut BMKG itu menyebabkan kabut, manguap kalau sore hari sehingga menutup pandangan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Muhammad menuturkan, meskipun hilal tidak terlihat di Provinsi Jambi, namun ia berkeyakian ramadhan tahun ini masih bisa di lakukan bersama yakni pada senin tanggal 6 Mei besok.
"Kita berdo'a mudah-mudahan 1 Ramadhan kita masih bisa bersama-sama. Dan melihat dari tahun-tahun yang lalu kita bersama. Jadi kesimpulanya antara umara ulama ini memang kepentingan umat selalu dikedepankan," katanya.
Kendati demikian, Muhammad mengimbau kepada umat islam khusus nya di Jambi agar mengikuti hasil sidang isbath yang dilakukan pihak Kementrian agama pusat mengenai penetapan awal Ramadhan tahun ini.
Sementara itu, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin memimpin langsung sidang penentuan 1 Ramadhan 1440 H di Jakarta sekitar pukul 18.50 WIB seusai solat magrib. "Sidang Isbat secara mufakat bersepakat untuk menetapkan bahwa 1 Ramadhan tahun 1440 Hijriah jatuh pada esok hari, hari Senin tanggal 6 Mei 2019," kata Menag Lukman.
Ini disampaikannya setelah mendengarkan pemaparan dari sedikitnya 7 perwakilan Tim Rukyatul Hilal yang ada di 34 Provinsi di Indonesia. "Setidaknya ini sudah mewakili untuk menetapkan 1 Ramadhan," sebutnya dalam konferensi pers.
Sidang Isbat digelar secara tertutup dan dihadiri sejumlah tokoh di antaranya dari PBNU, PP Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher dan Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar. Hadir pula Duta Besar negara-negara sahabat, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama. (afm)
Nilai Proses Pemilu di Kota Jambi Berjalan Aman dan Jurdil, Wawako: Tidak Ada Lagi 01 Atau 02
Catat, Ini Ketentuan PNS Pemprov Jambi yang Harus Dipatuhi Selama Bulan Ramadan
BKD Sebut Sebut 21 PNS Sudah Dipecat Termasuk yang Terlibat Kasus Uang Ketok Palu
Ulang Tahun ke-57, Kapolda Jambi Dapat Kejutan Dari Perwira Korem 042/Gapu
Terpilih Aklamasi, Muhammad Tulus Akbar Pimpin Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci
Siapkan Akreditasi Unggul, FKIP UNJA Gelar Workshop Penjaminan Mutu



