JAMBERITA.COM - Buntut dari dugaan pelecehan seksual di Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Provinsi Jambi Mahasiswa mengancam akan boikot kampus.
Untuk diketahui (20/3/2019) beberapa waktu lalu, ratusan mahasiswa UIN melakukan demo terkait dugaan tersebut. Dimana ada dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum kepala biro keuangan Rektorat UIN terhadap korban/tenaga honorer disana.
"Kita masih nunggu, lagi diproses, tapi kalau belum juga kami boikot kampus," kata Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Provinsi Jambi Ari Kurniadi dengan singkat melalui pesan WhatsApp nya, Senin (25/3/2019).
Ari memastikan jika mana protes mereka itu tidak ada kepastian dan oknum yang mereka duga itu masih menjabat UIN akan lumpuh total."Korban yang saya dngar lebih dari satu, tapi yang memiliki keberanian untuk melapor baru satu," pungkasnya.(afm)
Posisi Strategis Dua Kadis di Pemprov Jambi, Dilelang Setelah Lebaran
Kapolda Jambi Jamin Seleksi Penerimaan Taruna Akpol Tak Dipungut Biaya dan Bebas dari KKN
Sosdukcapil Fokus Perekaman e-KTP di Sarolangun, Arief: Datanglah Berbondong-bondong, Kita Keroyok
Jadi Narasumber Ribuan Peserta Seminar KNPI, Begini Kata Walikota Jambi
Seminar Nasional KNPI Bakti Energi Untuk Negeri Sukses Digelar, Ini Harapannya


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



