JAMBERITA.COM - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Minggu kedua Februari 2019 ini sudah berjumlah 400 orang. Dimana, 5 orang diantaranya meninggal dunia. Ini berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi.
Kepala Dinkes Provinsi Jambi dr Samsirun menyatakan, angka kasus DBD tertinggi itu terjadi di Kota Jambi yang meninggal dunia pun ada empat dan satu di Kabupaten Bungo.
"Kasus yang meninggal ini berdasarkan laporan dari rumah sakit, karena lambat ditangani. Mungkin pasien ini sudah terlalu parah atau dengue soksindrum baru dibawa ke rumah sakit," ungkapnya saat dijumpai awak media, Kamis (21/2/2019).
Soal penanganan DBD, kata Samsiran, Dinkes lebih memprioritaskan pola pembasmian sarang nyamuk (PSN) secara ilmiah, seperti misalnya menguras tempat penampungan air dan membersihkan lingkungan rumah.
"Kita tidak fokuskan lagi pada fogging. Kalau fofging pun itu hanya fogging lokasi di sekeliling saja. Kita tidak foging massa," katanya.
Menurutnya, dengan pembasmian sarang nyamuk seperti menguras tempat-tempat penampungan air, dan genangan-genangan air dilingkungan rumah, kata Samsiran itu dinilai lebih efektif agar nyamuk penyebab DBD tidak berkembang biak.
"Pemberian abate atau obat pembasmi jentik nyamuk pun tidak dilakukan, karena itu masih meggunakan zat kimia. Kecuali di daerah pesisir seperti Tanjabtim dan Tanjabbar, mereka kan masih menggunakan tandon air hujan untuk konsumsi. Kalau itu juga dikuras mereka mau menggunakan apa sehari-hari. Jadi abati lebih difokuskan di sana," terangnya.
Selanjutnya, di Minggu ketiga Februari 2019 ini, Samsiran menyampaikan, kasus yang terjadi dari semua kabupaten kota menurut laporan setiap Dinkes yang ada itu, sudah mengalami penurunan, yakni hanya 67 Kasus.
"Untuk bulan Februari ini sudah menurun, memang di Januari ada peningkatan kasus cukup tinggi, mungkin pengaruh musim, kan Januari banyak hujan, sementara masyarakat masih kurang memperhatikan kebersihan lingkungan," pungkasnya.(afm)
Motivasi Siswa Melalui Beasiswa, SAH Kunjungi 3 Sekolah di Jambi Kota Seberang
Bejat, Ayah Kandung Setubuhi Anaknya Secara Rutin 3 Kali Seminggu
Kasus Suap Penerimaan CPNS Muarojambi Dilimpahkan ke Kejari Sengeti
Provinsi Jambi Kembali Dapat Jatah Bangun Perumahan SAD, Arief: Hati-hati
Ratusan Tim Oranye Terima Paket Sembako, Petugas: Terimakasih Pak Kapolda


Hesti Perkuat Keperdulian Sosial Via Pojok Berkah TP PKK Provinsi Jambi



