JAMBERITA.COM - Tidak ingin putra daerah hanya jadi penonton dengan status pengangguran disaat banyak perusahaan raksasa beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Bupati Tanjab Barat Safrial meminta Dinas Tenaga Kerja untuk segera melakukan inventarisasi kualifikasi kebutuhan pekerjaan pada perusahaan-perusahaan yang ada di Tanjab Barat.
Dikatakan Safrial, langkah ini diambil untuk melihat dan mengukur seberapa besar kesempatan bagi putra-putri daerah untuk mendapatkan pekerjaan.
"Kita ingin anak-anak kita bisa bekerja di perusahaan seperti Petrochina, LPPPI, WKS dan perusahaan lain yang ada di daerah kita ini. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton saja, seperti merantau di kampung sendiri", ujar Safrial, Senin (4/1/2019).
Agar tak menjadi sekedar isapan jempol, untuk mendukung hal itu, maka keberadaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) dinilai sangatlah penting untuk mempersiapkan putra daerah mengisi formasi pada bursa kerja sesuai klasifikasi dan kualifikasi yang tersedia pada perusahaan.
Selain BLK tambah Bupati, dalam waktu dekat pemkab akan melakukan MoU dengan Universitas Syahid Jakarta untuk mengirimkan anak-anak daerah agar dapat menimba ilmu di bidang tata boga dan manajemen perhotelan sehingga kedepannya di harapkan akan muncul generasi-generasi enterpreneur di Tanjung Jabung Barat.
"Saya minta dinas tenaga kerja, dinas pendidikan dan dinas pariwisata untuk segera berkoordinasi dan mendata berapa orang anak-anak kita yang bisa kita kirim belajar perhotelan, pariwisata dan bidang lainnya," tandasnya. (Henky)
Polda Jambi Perketat Kedatangan Warga dari Luar Melalui Bandara dan Tanjabbar
Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro Pindah Tugas Jabat Kapolres Bungo
Kembangkan Wisata, Al Haris Ajukan Izin ke Menteri Buka Dua Jalan Baru dengan Lewati TNKS
Bupati Batanghari Syahirsah Ikut Sholatkan dan Antar Jenazah Fattah ke Durian Luncuk
Perkuat Pembinaan dan Pengawasan, Kakanwil Kemenkum Jambi Tinjau Notaris Baru di Sarolangun


