FKPT Jambi Raih Predikat Terbaik se-Indonesia



Rabu, 12 Desember 2018 - 20:08:08 WIB



Penyerahan penghargaan
Penyerahan penghargaan

 

JAMBERITA.COM, JAKARTA-Bertempat di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III Tahun 2018.

Kegiatan ini sekaligus menyerahkan penghargaan kepada sejumlah Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), Rabu (12/12/2018).

FKPT adalah mitra BNPT di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Forum ini berisi para tokoh yang kompeten di berbagai bidang, dan selama ini aktif dalam upaya mencegah tumbuh kembangnya radikalisme terorisme di Indonesia. 

Dalam penganugerahan yang berlangsung Rabu sore itu, FKPT Jambi menjadi yang terbaik. Disusul kemudian FKPT Lampung, dan FKPT dari Nanggroe Aceh Darussalam. Penghargaan itu langsung diserahkan oleh Kepala BNPT, Komjen (Pol) Suhardi Alius. 

Tentunya prestasi FKPT Jambi di kancah nasional ini cukup mengharumkan nama daerah. Terlebih karena penilaian yang cukup ketat dari berbagai indikator. Mulai dari perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga penyelesaian laporan pertanggungjawaban. Di samping itu, kekompakan pengurus FKPT dan staf turut menjadi penilaian oleh BNPT. 

Ketua FKPT Provinsi Jambi, Prof. Ahmad Syukri Saleh, mengucap syukur atas raihan ini. Menurut dia, prestasi tersebut tidak lain karena kerja keras dan kerjasama tim FKPT Jambi dalam menyukseskan berbagai kegiatan.   

“Beberapa kriteria yang menjadi penilaian. Diantaranya pertanggungjawaban soal anggaran, sinergitas dengan pemerintah daerah, soliditas tim FKPT, keterlibatan masyarakat, dan lainnya,” ucap guru besar UIN Sulthan Thaha Syaifuddin (STS) Jambi ini.  

“Alhamdulillah, dari penilaian itu, kita diberikan anugerah yang membanggakan Provinsi Jambi di level nasional sebagai FKPT Terbaik I Tahun 2018,” katanya lagi.  

“Sekali lagi terima kasih untuk kawan-kawan dan masyarakat Jambi yang telah berpartisipasi dalam kegiatan BNPT dan FKPT pada tahun 2018. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan untuk tahun depan,” ujarnya. 

Untuk diketahui, untuk mencegah tumbuh kembangnya radikalisme terorisme, berbagai kegiatan telah dilaksanakan FKPT Jambi selama setahun penuh. Kegiatan itu merupakan program BNPT dengan menggandeng FKPT di berbagai daerah. 

Berbagai kegiatan dilakukan dengan menghadirkan siswa dari berbagai sekolah, mahasiswa, pegiat literasi, wartawan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, hingga penyuluh agama. 

Selain itu, FKPT juga menggelar penelitian untuk mendapatkan gambaran terkait cara pencegahan tumbuhnya radikalisme terorisme di Provinsi Jambi. 

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan FKPT Jambi seperti di Kabupaten Batanghari. FKPT Jambi mengundang para penyuluh agama dan pihak terkait lainnya. Kegiatan itu cukup mencolok karena mengingat atensi dari peserta yang luar biasa. 

Malahan, untuk mengikuti lomba di tingkat nasional tersebut, para penyuluh dari Jambi terbanyak secara nasional mengirimkan naskahnya. 

Menurut Prof. Ahmad Syukri, ada 43 naskah yang dikirimkan penyuluh agama Jambi seiring mereka mengikuti workshop 

penguatan kapasitas penyuluh agama dalam menghadapi radikalisme itu. 

“FKPT Jambi melalui Bidang Agama, Pendidikan dan Dakwah menjadi pengirim naskah terbanyak se-Indonesia, yaitu 43 naskah,” katanya. 

“Dari Jambi jumlahnya memang jomplang dengan daerah lain. Provinsi lain tidak sebanyak itu. Mungkin karena kita sangat aktif mendorong semua penyuluh di seluruh kabupaten/kota. Sejak awal semua pihak terkait kita dekati. Mereka kita minta membantu untuk mendorong para penyuluh aktif dalam kegiatan ini,” katanya.  

“Usaha lain pun lakukan, sehingga penyuluh dari kabupaten lain bisa ikut, dan tidak hanya dari daerah tempat berlangsungnya workshop saja. Makanya kalau di provinsi lain jumlahnya sedikit mengirimkan karena hanya dari satu daerah saja. Sementara kita dari awal sudah mendorong semua penyuluh di kabupaten/kota ikut serta,” ujarnya lagi.(*/sm)



Artikel Rekomendasi