JAMBERITA.COM- Walikota Jambi Syarif Fasha menyarankan peserta rakornas KAHMI se-Indonesia untuk menyempatkan diri mengunjungi Candi Muaro Jambi. Meski candi ini berada di luar Kota Jambi, namun Fasha memberikan rekomendasi karena nilai sejarah dari candi sebagai situs yang lebih tua dari Candi Borobudur.
“Memang wilayahnya bukan di Kota Jambi, tapi tidak jauh sekitar 30 menit, nilai sejarahnya luar biasa karena termasuk candi tertua di Indonesia,” kata Fasha saat menyambut peserta Rakornas KAHMI dalam welcome dinner di Griya Mayang Jumat malma (23/11/2018).
Ia mengatakan awalnya tidak mengetahui soal sejarah Candi ini. Namun Ia tertegun saat berkunjung ke India. Ada utusan dari Nepal yang begitu antusias ketika mengetahui dirinya dari Jambi.
Bahkan, dia bercerita jika maha guru mereka salah satunya berguru di Candi Muaro Jambi. Konon beberapa abad silam, beberapa orang Tibet pernah berkunjung dan tinggal di Candi Muaro Jambi. Rupa-rupanya Muaro Jambi pernah berfungsi sebagai kampus agama Buddha. “Makanya, saya merekomendasikan untuk datang ke situs ini karena termasuk tertua di Indonesia,”katanya.(sm)
Welcome Dinner di Griya Mayang, Siti Zuhro Terkesan dengan Makan Berhidang
Pers Gathering, Personil Humas Polda Jambi Vs Wartawan Baku Tembak
Kemenkum Jambi Perkuat Perlindungan Merek dan Produk Lokal Lewat Diskusi Bersama di Rumah BUMN



