JAMBERITA.COM- Lamanya waktu kampanye dalam pemilu 2019 ini membuat para calon legislatif harus pintar menyusun strategi agar bisa terpilih menjadi wakil rakyat. Hal ini mengingat waktu kampanye yang lama membuat energi yang dibutuhkan relatif lebih besar.
Menyiasati hal ini calon legislatif partai Gerindra untuk DPRD Kota Jambi Sakirin Pohan memilih gaya kampanye Piramida terbalik. Filosofi Piramida terbalik ini menurutnya mengandung arti kita santai di awal tetapi terus berlari hingga jelang hari pemilihan.
Pengakuan ini disampaikan calon nomor urut dua partai Gerindra daerah pemilihan Telanaipura, Danau Teluk dan Danau Sipin ketika menanggap pola kampanye pencalegannya (5/10) kemarin di sekretariat DPD Partai Gerindra Telanaipura Jambi.
" Ritme sosialisasi penting untuk di atur, kalau tidak masyarakat jenuh, belum apa - apa iklan kita sudah berlebihan, makanya saya pakai pola Piramida terbalik, kecil di awal tapi makin besar dan melebar ke atasnya,” katanya.
Turunan dari prinsip ini suami dari Ny Tri Martati tersebut mengaku di awal - awal kampanye dirinya hanya fokus melakukan silahturahmi, nanti baru saya sedikit membentuk jaringan, nanti baru ada kontrak politik hingga koordinasi ke tempat pemungutan suara.
Ketika ditanya tentang efektivitas pola yang ia lakukan dalam mencari suara, Sakirin Pohan mengatakan saat ini dirinya hanya mementingkan dirinya bisa mendekat denganmasyarakat. “Nanti semangkin hari banyak usaha atau ikhtiar lain yang akan dilakukan, insya Allah jika niat kita baik hasilnya juga akan baik,” katanya.(*/sm)
Pimpinan Bawaslu RI Langsung Sosialisasi ke Kaum Disabilitas di Jambi, Ini Yang Disampaikannya
SAH: Ekonomi Kita Timpang, Buktinya Upah Buruh Alakadarnya Dibanding Yang Dinikmati Pemodal
Serahkan APK ke Peserta Pemilu, KPU Kota Jambi: Hari Ini Boleh Pasang Langsung
Kehadiran Ketua DPP PPP di UIN Jambi Dikritik, Presma: Oposisi Saya, Penggiringan Opini Murahan


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



