JAMBERITA.COM – Pengentasan kemiskinan masih menjadi tantangan terbesar bagi Indonesia di era ekonomi global. Terlebih jika melihat jumlah penduduk miskin di Indonesia hingga saat ini tentu belum mampu membuat napas kita menjadi lega.
Masalah kemiskinan ini tidak boleh dipandang sebelah mata, mengingat kemiskinan telah banyak menjerumuskan masyarakat lapisan bawah kedalam jurang kemiskinan.
Meskipun saat ini angka kemiskinan disebut-sebut menurun dari waktu ke waktu, namun upaya pengentasan kemiskinan harus terus dijalankan dengan lebih baik lagi. Sehingga tingkat kemiskinan di Indonesia bisa terus dikurangi.
Politisi Nasional Partai Gerindra Drs. H.A Muradi Darmansyah kepada sejumlah media menyebutkan bahwa kemiskinan harus dipandang sebagai permasalahan sosial yang luar biasa yang telah menjerumuskan banyak manusia kedalam kesengsaraan.
“Sehingga untuk perioritas penyelesaian masalah tersebut tidak menunggu nilai kuantitas dari kemiskinan yang meningkat, namun jikalau ada satu orang saja yang masuk/berada dalam jurang kemiskinan harus segera di entaskan,” ujar calon anggota DPR-RI dari Partai Gerindra Dapil Jambi ini.
Murady juga menyebutkan, ada satu hal yang menjadi penyumbang kemiskinan yang dihadapi Indonesia, yaitu permasalahan distribusi pendapatan yang semakin timpang.
“Ketimpangan pendapatan di perkotaan yang semakin meningkat sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk miskin di perkotaan. Peningkatan jumlah penduduk miskin dan ketimpangan pendapatan di perkotaan disinyalir disebabkan oleh semakin derasnya arus urbanisasi, sementara lapangan pekerjaan tidak mampu mendukung para pencari kerja dari desa,” papar Murady.
Tidak hanya itu saja, Murady yang juga merupakan pengusaha kenamaan di Jakarta mengungkapkan pemerintah harus terus serius dalam mengentaskan kemiskinan di masyarakat dari waktu ke waktu. Apabila tidak ditangani dengan serius, dan hanya berkaca pada angka-angka, maka persoalan ini pesimis akan bisa dituntaskan.
“Langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir angka kemiskinan adalah penyesuaian angka kemiskinan yang mampu mendukung pemenuhan kebutuhan dasar manusia sesuai dengan harga pasar yang berlaku, pengentasan kemiskinan melalui kebijakan yang selektif, baik yang melalui bantuan tunai maupun nontunai yang bersifat produktif,” kata Murady Darmansyah.
“Jadi sifatnya tak hanya memberikan bantuan saja. Tetapi upayakan bantuan yang diberikan masyarakat itu bisa terus berputar untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup mereka, Indonesia sebagai negara agraris seharusnya bisa menjadikan kedaulatan pangan sebagai faktor penentu dan solusi strategis untuk mengurangi angka kemiskinan,” imbuhnya.
Nah di lain sisi, Murady juga menyinggung potensi zakat. Dia menyebutkan, apabila zakat mampu terkumpul dan dikelola dengan baik. Maka zakat juga dapat dijadikan solusi dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
“Potensi zakat yang dimiliki umat muslim sangatlah besar. Andai zakat itu mampu terkumpul dan dikelola dengan baik, maka mampu menjadi solusi dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia,” katanya.
Negara ini kata Murady, dapat mendayagunakan zakat untuk pengembangan SDM dengan melakukan peningkatan SDM untuk meningkatkan taraf hidup orang banyak.
“Bisa mendayagunakan zakat untuk pengembangan sumber daya manusia, misalnya saja melalui diklat kewirausahaan, ketrampilan, atau bahkan pendidikan. Dalam pendayagunaan, ada beberapa kegiatan yang dapat dikembangkan dan dilakukan oleh lembaga amil zakat, misalnya memilah ke dalam tiga kegiatan besar yakni pengembangan ekonomi, pembinaan SDM, pendidikan, dan ekonomi, kan bisa itu, manfaatnya luar biasa untuk pengentasan kemiskinan,” ujarnya lagi.
“Saya rasa zakat bisa dioptimalkan dengan baik dan tentunya mempermudah pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Walau tak bisa dipungkiri, butuh waktu bertahap dan panjang untuk menyelesaikan problematika ini,” pungkasnya. (*/sm)
SAH Sampaikan Apresiasi Atas Prestasi Unja Yang Menjadi PTN BLU Terbaik Se Indonesia
Unja Adakan Bimbingan Teknis dengan DPRD Tanjabtim, Ini Pemateri yang Dihadirkan
Sabet 4 Medali Emas dan 1 Perunggu, Atlet PPLP Dayung Jambi Juara Umum se Indonesia
H-9 Relokasi Pasar Angso Duo, Begini Tanggapan Disperindag Kota Jambi


Mandiri Ekonomi, GP Ansor Jambi Bakal Luncurkan BUMA di Harla ke-92

