Persiapan Seleksi KPU, Ini Tim yang Akan Digandeng Timsel



Sabtu, 29 September 2018 - 07:38:12 WIB



Suasana rakor
Suasana rakor

JAMBERITA- Timsel calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sungai Penuh, Kota Jambi, Kerinci dan Merangin terus mematangkan persiapan seleksi. Jum’at (28/9) kemarin, Timsel menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka persiapan Computer Assisted Tes (CAT), Psikotes dan tes kesehatan.

Untuk CAT, Timsel akan menggandeng Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang berkantor di jalan Pattimura, Kota Jambi. Rencananya BKN akan dijadikan lokasi untuk tahapan tes tertulis yang dijadwalkan pada 9 Oktober mendatang.

Dalam rakor ini, Timsel meminta penjelasan kesiapan pihak BKN. Termasuk fasilitas, server dan kekuatan jaringan guna memastikan seleksi bisa berjalan lancar. “Kita sudah menggelar rakor, untuk lokasi sepertinya tidak ada maslah, BKN memiliki 55 unit komputer yang bisa kita gunakan,” ujar Dr. Subhan, Sekretaris Timsel.

Dalam pertemuan ini, tim memastikan pelaksanaan CAT berjalan ancar termasuk fasilitas komputer yang dimiliki. “Kalau servernya dibawa oleh KPU RI. Jadi kita di Jambi tinggal uji caba kemudian dipasang lagi sebelum seleksi dimulai,” katanya.

Subhan menjelaskan, tes tertulis ini rencannya akan dilakukan dalam empat sesi. Maka dari itu pihaknya meminta agar listrik tidak bermasalah ketika seleksi dilangsungkan. “Tadi dari penjelasan yang kita terima, BKN akan menyurati PLN utuk persoalan listrik. Mereka juga punya UPS yang bisa bertahan 1 jam,” terangnya.

Kemudian, untuk Psikotes Timsel juga sudah mendengarkan penjelasakan dari Ketua HIMPSI Provinsi Jambi. Dalam pertemuan itu pihaknya banyak berdialog agar seleksi kali ini bisa berkualitas. “Tadi kita sudah dengar banyak penjelasan dari HIMPSI Jambi. Kedepan ini tentu akan kita bahas diinternal Timsel,” ucapnya.

Bagiamana dengan seleksi administasi? Dr. Subhan mengatakan jika pendaftaran baru saja ditutup pihaknya. Kedepan pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan administasi terhadap dokumen yang masuk. “Tapi sekarang kita masih menunggu kalau masih ada dokumen yang dikirim melalui pos yang di cap pertanggal 27 September kemarin, diluar itu tidak kita terima lagi,” pungkasnya.

Ketua Timsel Nazori Madjid sendiri memastikan pelaksanaan seleksi dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab. Karena yang akan dicari ada penyelenggara pemilu. Sehingga hasilnya harus maksimal. “Makanya, semangat keterbukaan dibangun timsel sejak awal sebagai bentuk tanggung jawab timsel untuk bekerja secara profesional. Termasuk menggandeng media dan KIP dan pihak lainnya untuk mengawal proses pelaksanaan seleksi,”kata Nazori.(sm)



Artikel Rekomendasi