JAMBERITA.COM - Marketing Communication Swiss-Belhotel, Silvy Wong memberikan klarifikasi terkait informasi polisi gadungan dan pelaku pemerasan atas nama Adam Baidawi di Pelabuhan Pasir.
Dimana disebutkan instansi Swiss-Belhotel sebagai tempat yang bersangkutan bekerja.
"Dirasa perlu manajemen Swiss-Belhotel memberikan klarifikasi kepada publik agar tidak terdapat opini yang merugikan nama baik SwissBell," papar Silvy Wong saat mengelar konfrensi Pers di Swiss-Belhotel, Rabu petang, (5/9/2018).
Dijelaskannya, saudara Adam Baidawi merupakan satpam yang ditugaskan oleh PT Krisna Jaya Mandiri pihak kedua Swiss-Belhotel yang tertanggal 26 Juli hingga 31 Agustus 2018.
Selanjutnya, nereka telah mengembalikan Adam Baidawi kepada PT Krisna Jaya Mandiri pada tanggal 1 September 2018 kemarin.
"Sesuai dengan yang telah disebutkan bahwa Adam baidawi masih ditugaskan di SwissBell sebagai tenaga outsourcing harian oleh PT Krisna Jaya Mandiri dengan maksimal masa waktu penggantian personil baru adalah 2 kali 24 jam.
”Terkait tindak kriminal yang diduga dilakukan oleh Adam dan status pekerjaan yang bersangkutan yang disebutkan sebagai satpam swiss-belhotel Jambi, mau tidak mau telah membawa nama instansi kami sebagai pihak yang menggunakan jasa pengamanan yang disengaja Trisna Jaya Mandiri," terangnya.
Ini turut menjadi perhatian management Swissbellhotel untuk memberikan peringatan keras kepada instansi penyedia jasa pengamanan untuk kembali mengevaluasi kelayakan dan kompetensi karyawan perusahaan pengangkutan yang ditugaskan.
"Yang tidak lain juga adalah kewajiban kami untuk menjaga keamanan dan kenyamanan tamu dan pegawai yang berada di lingkungan swiss-belhotel," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, bawa tersangka Adam Baidawi ditangkap pada hari Sabtu tanggal 1 September 2018 sekira pukul 22.00 WIB di parkiran Hotel Swiss Bell Jalan Sumantri Brojonegoro, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Telaipura Kota Jambi.
Ia dibawa ke Polsek Danau Teluk untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka.(afm)
Ihsan Sosialisasi 4 Pilar langsung ke Warga, Kali Ini dengan Masyarakat Jambi Selatan
Buka Musda ke 3, Fasha Harap BKMT Ikut Tekankan Bahaya Narkoba
Mesin Palang Parkir Rusak Lagi, Dishub Sebut Belum Ada Anggaran Untuk Mengganti
DPRD Pastikan Pengesahan Anggaran 2019 Bebas Uang Ketok Palu, Cornelis: Kalau Ada, Gila Itu
KPK Warning ULP Kota Jambi, Coky: Jangan Terkenal Karena Gratifikasi
Rapat Tindak Lanjut Kisruh PT Gojek Indonesia Dengan Driver, Fasha: Tinggalkan Saja Gojek
Kejati Jambi Sembelih 14 Hewan Kurban, Daging Langsung di Distribusi ke Masyarakat


