JAMBERITA.COM, MERANGIN - Gara - gara kasus sertifikat prona Desa Simpang Limbur Kecamatan Pamenang Barat mencuat. Kades dan BPD mendatangi salah satu warga bernama Hasyim di rumahnya. Kedatangan Kades dan BPD bukannya baik-baik malah mengancam warganya dengan kasar.
Hal ini dibenarkan Hasyim saat dikonfirmasi di Polres Merangin. Dirinya mengatakan bahwa keluarga besarnya tidak nyaman lagi setelah diancam Anggota BPD simpang Limbur.
"Sebenarnya saya kurang tau permasalahnya, tiba-tiba kades senin malam sekitar pukul 20.00 datang. kades mengatakan, apo kendak Kawan Sin," kata warga Hasyim meniru ucapan kades.
Selang beberapa saat kemudian, Kades Helmi dan anggota BPD Ari tak lain adik kadung Kades malah mengancam " Awak aku bunuh Sin,"katanya menirukan perkataan yang diterimanya.
Sedangkan Informasi yang dirangkup, awak media, awalnya datang kades dan anggota BPD datang karena adanya laporan LSM sertifikat prona dihargai Rp 1 juta.(oli)
Heboh...Warga Sekar Mengkuang Bungo Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Sawit
Apani: Jangan Sampai Kinerja OPD MenurunApani: Jangan Sampai Kinerja OPD Menurun


Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi Terus Pantau Perkembangan Perkara PT PAL



