Gara-gara Diancam, Warga Laporkan Kades dan Anggota BPD Simpang Limbur



Selasa, 04 September 2018 - 20:38:58 WIB



Hasyim saat menceritakan laporannya
Hasyim saat menceritakan laporannya

JAMBERITA.COM, MERANGIN - Gara - gara kasus sertifikat prona Desa Simpang Limbur Kecamatan Pamenang Barat mencuat. Kades dan BPD mendatangi salah satu warga bernama Hasyim di rumahnya. Kedatangan Kades dan BPD  bukannya baik-baik malah mengancam warganya dengan kasar.

Hal ini dibenarkan Hasyim saat dikonfirmasi di Polres Merangin. Dirinya mengatakan bahwa keluarga besarnya tidak nyaman lagi setelah diancam Anggota BPD simpang Limbur.

"Sebenarnya saya kurang tau permasalahnya, tiba-tiba kades senin malam sekitar pukul 20.00 datang. kades mengatakan, apo kendak Kawan Sin," kata warga Hasyim meniru ucapan kades.

Selang beberapa saat kemudian, Kades Helmi dan anggota BPD Ari tak lain adik kadung Kades malah mengancam " Awak aku bunuh Sin,"katanya menirukan perkataan yang diterimanya.

Sedangkan Informasi yang dirangkup, awak media, awalnya datang kades dan anggota BPD datang karena adanya laporan LSM sertifikat prona dihargai Rp 1 juta.(oli)



Artikel Rekomendasi