JAMBERITA.COM- Dalam agenda reses masa sidang kali ini, Senin, 30 Juli 2018, Komisi VI DPR-RI melakukan kunjungan ke Kota Sorong, Provinsi Papua Barat. Kunjungan fokus dalam melihat kinerja beberapa BUMN yang beroperasi di Papua Barat yakni PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), PT Pelindo IV (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Salah satu BUMN yang secara khusus menjadi perhatian komisi adalah Pelindo IV. Dalam rangka pemerataan pembangunan yang menjama Papua Barat, peran Pelindo IV sendiri sungguh vital. Perusahaan plat merah yang fokus pada jasa kepelabuhanan ini diharapkan dapat menjadi salah satu faktor pendorong perekonomian Papua Barat dalam konteks, salah satunya lancarnya alur keluar dan masuk barang lewat jalur laut. Pada tahun 2015 sendiri, Pelindo IV disuntik Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 2 Triliun.
Dalam laporannya, Pelindo IV menyajikan data kemajuan penggunaan PMN hingga saat ini. Dimana, 90% PMN tersebut sudah dialokasikan terutama untuk pembangunan infrastruktur pelabuhan. Adapun progres pembangunan infrastruktur beberapa pelabuhan seperti pembangunan dermaga di Pelabuhan Manokwari dan Sorong serta pembangunan dermaga petikemas di Pelabuhan Merauke rata-rata telah mencapai lebih dari 80%.
“Sejak lampau pelabuhan itu adalah nadinya perekonomian lebih-lebih di negara kepulauan seperti Indonesia. Apabila pelabuhannya berfungsi optimal tentu akan mendorong multiplier effect dalam perekonomian seperti harga menjadi lebih murah, konektivitas lebih mudah yang akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Barat,” ujar Ihsan Yunus menanggapi laporan Pelindo IV.
“Saya mengapresiasi realisasi penyerapan PMN dari Pelindo IV yang sudah optimal ini. Progres pembangunan beberapa infrastruktur pelabuhan yang sudah hampir finish perlu segera diselesaikan agar masyarakat Papua Barat dapat segera merasakan manfaatnya secara penuh,” lanjut Ihsan lebih jauh.(*/sm)
7 Menteri Jokowi Nyaleg, Sudirman Sindir Soal Larangan Mentri Aktif Berpolitik
Izinkan Pertamina Jual Aset Tanpa Izin DPR, Ihsan Yunus Pertanyakan Menteri BUMN
Hadiri FGD Bekraf, SAH Paparkan Kunci Sukses Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Tanah Air



