Bagi Penyuka Film Lawas, Pasti Kenal Sosok Ini.



Minggu, 06 Mei 2018 - 21:18:20 WIB



foto : Youtube.com
foto : Youtube.com

JAMBERITA.COM- Jika anda penyuka film lawas, pasti kenal tokoh satu ini. kerap memerankan sebagai ibu atau orang tua. Menariknya meski belum pernah memainkan sebagai peran utama namun figurnya selalu menghiasi layar kaca kala itu.

Nah, jika ada penggemar film legendaris yang dibintangi Rano Karno, Ateng atau Benyamin S, sosok ini pasti muncul. namun tak banyak yang tau siapa nama sebenarnya, dia adalah Mak Wok. 

Mak Wok lahir dengan nama Sutinah di Magelang pada 17 Juli 1915. Kedua orangtuanya seniman opera (sandiwara), yang masuk-keluar perkumpulan-perkumpulan opera dan kerap manggung dari satu kota ke kota lainnya.

Sutinah kecil kemudian dibawa orangtuanya yang manggung di Jakarta. Saat itu, di Jakarta semarak hiburan panggung. Sutinah rajin menonton pertunjukan. Terpikat dunia sandiwara, dia tak melanjutkan sekolah.

Saat usia 10 tahun, Sutinah sudah naik pentas. Karena orangtuanya tak memberi restu, dia mencuri-curi ikut main sandiwara, sebagai pemain ekstra, menyanyi, menari, dan mendapatkan peran kecil.

Buku Apa dan Siapa Orang Film Indonesia 1926-1978 menyebut Sutinah pernah ikut dalam kelompok sandiwara Tionghoa bernama Sim Ban Lian yang kerap membawakan cerita-cerita klasik Tiongkok. Dari sinilah dia mahir silat dan memainkan toya, yang mengantarkannya berperan di film Pat Kiam Hiap (1933) dan Ouw Pe Coa (1934) besutan The Teng Chun.

Setelah itu Sutinah kembali ke dunia panggung, menggembara dengan berbagai rombongan sandiwara keliling. Dari panggung sandiwara ini pula dia bertemu Husin Nagib yang kemudian menjadi suaminya. Dari perkawinan inilah lahir Aminah Tjendrakasih, yang mengikuti jejaknya di dunia seni peran.

Dunia film tak benar-benar ditinggalkan. Dia sempat bermain di film Aladin dengan Lampoe WasiatPoesaka TerpendamKoeda Sembrani, dan Panggilan Darah –seluruhnya dirilis tahun 1941.

Ketika pendudukan Jepang, bersama Tan Tjeng Bok, dia ikut sandiwara Bintang Djakarta. Dia juga sempat bermain di dua film, yakni Ke Seberang (1944) dan Jatoeh Berkait –keduanya tahun 1944.

Sempat kembali ke pentas selama masa revolusi, Sutinah kembali ke dunia film sejak 1950 dengan membawakan peran-peran kecil dan memuncak pada 1970-an.(*/sm)

sumber : Historia.i



Artikel Rekomendasi