JAMBERITA.COM- Penghapusan 14 proyek strategis nasional yang sebelumnya sudah direncanakan dilakukan oleh Pemerintah Pusat mendapatkan tanggapan beragam. Apalagi salah satunya adalah pembangunan Rel Kereta Api (RKA) Jambi-Palembang.
Keputusan ini sebelumnya diambil dari hasil evaluasi dalam rapat terbatas. Dalam rapat itu, Menteri Perekonomian Darmin Nasution, menyatakan pemerintah memutuskan untuk mencoret 14 proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Anggota DPR-RI dapil Jambi, Ihsan Yunus yang merupakan anggota komisi VI bidang BUMN mengatakan pihaknya menghargai usaha pemerintah dalam mengerjakan proyek kereta api ini.
Dia mengatakan tahun 2015 komisi VI bersama pemerintah sudah menyetujui anggaran 2 trilyun ke PT. KAI untuk pembelian gerbong kereta, tapi uang itu mengendap dan tidak bisa digunakan. Sehingga dipindahkan ke tempat lain tahun 2017.
Dia menjelaskan hal ini disebabkan masalah teknis di kementerian terkait soal masalah pembebasan lahan. "Jadi sebenarnya bukan tidak jadi, tapi di "pending" pelaksanaannya sampai masalah lahan selesai. Kalau dibilang kecewa pastinya kecewa sebagai masyarakat Jambi," katanya.
Dia mengharapkan agar tahun berikutnya akan segera direalisasikan. "Saya bisa memahami keputusan tersebut," katanya.(sm)
Truk Batu Bara Senggol Kakek di Simpang Sungai Duren hingga Tewas, Warga Kembali Blokir Jalan
BKIPM KKP RI Beri Penghargaan Dir Pol Air Polda Jambi dan Jajaran
PT. EBN Utus 4 Orang Untuk Ikuti Pelatihan Pengelolaan Pasar di Jakarta
Mencuat Kabar Jalur Rel Kereta Api Palembang-Jambi Dibatalkan, Begini Komentar Kadishub Provinsi
Pencetakan e-KTP Massal, Arif Munandar: Sabtu Minggu Kita Siap Melayani
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

