JAMBERITA.COM - Kampanye hitam sepertinya terus membuat gerah pasangan calon. Seperti yang dialami pasangan calon bupati dan wakil bupati Merangin nomor urut 1, Ahmad Fauzi Ansori-Sujarmin (Fajar).
Nama mereka dicatut oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan propaganda di masyarakat.
Direktur Media Center Fajar, Muhlisin mengatakan, berdasarkan informasi yang mereka peroleh, pelaku dalam melakukan aksinya menggunakan baju kaos dan pin Fajar.
Disebutkan Muhlisin, pelaku datang menemui anggota tim Fajar dan masyarakat, menawarkan berbagai jenis bantuan yang ia sebutkan sebagai program Fajar, baik berupa uang maupun jenis bantuan lainnya.
Bahkan pada Kamis (29/3/2018) lalu, kata Muhlisin, telah datang dua orang warga ke Rumah Kandis, posko utama Ahmad Fauzi-Sujarmin. “Orang yang datang mengaku disuruh seseorang untuk mengurus bantuan senilai Rp 4 juta sebagai bantuan usaha,” ujar Muhlisin, Senin (2/4/2018).
Muhlisin meminta kepada seluruh tim Fajar agar bertindak cerdas jika mendengar informasi mengenai hal seperti ini. Kemudian, kata Muhlisin, jika menemukan hal tersebut agar segera melaporkan kepada tim kecamatan/kabupaten, atau Panwaslu setempat.
“Kita juga meminta agar pelaku didokumentasikan lewat foto atau video. Atau kalau bisa diamankan tanpa ada tindak kekerasan,” beber Muhlisin.
Ditambahkannya, seluruh tim Fajar juga diminta untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa pelaku bukan utusan Fajar. “Dan Fajar tidak pernah menjanjikan hal-hal seperti dikatakan oleh pelaku,” pungkasnya.(*/sm)
Kawal Produk Hukum Daerah Berkualitas, Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasi Ranperda Merangin
Sanksi Sosial RJ: Kejari Merangin Pantau Anak Rehabilitasi Narkotika Bersihkan Masjid
PDIP : Kami adalah Instrumen Kontrol Program Jambi Tuntas, Bukan Penghambat.
Awas...Peserta Pemilu yang Curi Star Kampanye Terancam Pidana


Selain Peresmian Posbankum, Menkum Juga Ingatkan Pentingnya Perlindungan Indikasi Geografis di Jambi



