DWP FEB UNJA Edukasi Keamanan Digital Pelaku UMKM



Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:28:31 WIB



Foto : Dharma Wanita Persatuan (DWP)/JMB.
Foto : Dharma Wanita Persatuan (DWP)/JMB.

JAMBERITA.COM - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jambi (UNJA) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Peningkatan Literasi Keamanan Digital bagi Ibu-Ibu Pelaku UMKM dalam Mendukung Usaha Aman dan Berkelanjutan” di Ruang Rapat Dosen UNJA, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman anggota DWP FEB UNJA mengenai pentingnya keamanan digital, khususnya dalam menjalankan usaha dan melakukan transaksi secara daring.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FEB UNJA Dr. Sry Rosita, S.E., M.M., Ketua DWP FEB UNJA Ny. Nurida Isnaeni Sigit, Ketua Pengabdian FEB UNJA Zulfanity Muzaropa, serta anggota DWP FEB UNJA.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Dr. Sry Rosita menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya fakultas menghadirkan program pengabdian yang berdampak dan bermanfaat bagi DWP. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran khusus untuk kegiatan Dharma Wanita menjadi salah satu alasan fakultas mengintegrasikan kegiatan tersebut ke dalam program pengabdian kepada masyarakat.

“Salah satu cara yang bisa diambil oleh Ibu Dekan adalah memberikan pengabdian, pengabdian berdampak untuk Dharma Wanita,” ungkapnya.

Dr. Sry Rosita berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mendorong anggota DWP dan pelaku UMKM untuk terus berkarya, berinovasi, serta memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Zulfanity Muzaropa menyampaikan apresiasi kepada pihak fakultas yang telah memberikan kesempatan kepada tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) untuk melaksanakan kegiatan di lingkungan FEB UNJA. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, baik dalam peran sebagai konsumen maupun pelaku usaha.

“Transaksi itu memang sudah menyatu dengan kehidupan kita. Jadi, ada banyak hal yang mungkin terjadi kalau kita tidak pandai-pandai menggunakannya,” ujarnya.

Ia menilai ibu-ibu memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha dengan memanfaatkan teknologi digital. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai keamanan digital agar masyarakat terhindar dari risiko kerugian saat bertransaksi maupun menjalankan usaha secara daring.

“Untuk itu kita perlu waspada dalam menggunakan teknologi, karena memang perlu literasi keamanan, bagaimana kita aman, entah sebagai konsumen maupun sebagai penjual. Itu tujuan dari kegiatan kita ini,” katanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi literasi keamanan digital oleh Ketua DWP FEB UNJA, Ny. Nurida Isnaeni Sigit. Melalui kegiatan ini, anggota DWP FEB UNJA diharapkan semakin memahami pentingnya keamanan digital sehingga dapat memanfaatkan teknologi secara bijak serta menjalankan usaha dan transaksi daring dengan lebih aman.

Selengkapnya : www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi