JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) kembali mencatatkan prestasi di tingkat global. Dosen Program Studi Administrasi Pendidikan dan Magister Teknologi Pendidikan, Prof. Akhmad Habibi, S.Pd.I., M.Pd., Ph.D., tercatat dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2025 dan 2026 yang disusun Stanford University bersama Elsevier.
Prof. Habibi masuk dalam daftar 200 ilmuwan Indonesia yang dinilai memiliki dampak riset tinggi berdasarkan data Scopus. Ia juga menjadi satu-satunya wakil UNJA dan Provinsi Jambi pada rilis tersebut.
“Pencapaian ini mencerminkan konsistensi publikasi dan sitasi karya saya di bidang educational technology. Ini bukan sekadar jumlah artikel, melainkan pengaruh riset yang dirasakan peneliti lain secara global,” ujarnya.
Daftar Top 2% Scientists disusun oleh tim peneliti Stanford University yang dipimpin Prof. John P.A. Ioannidis bersama Elsevier dengan menggunakan data publikasi dan sitasi dari Scopus.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator terstandar, meliputi jumlah sitasi, h-index, posisi kepengarangan, serta composite score (c-score) yang memperhitungkan faktor seperti sitasi terhadap karya sendiri (self-citation) dan dampak kolaborasi.
Daftar tersebut terdiri atas dua kategori, yakni single-year yang mengukur dampak ilmiah dalam satu tahun terakhir dan career-long yang menilai dampak sepanjang karier penelitian. Pada edisi 2025–2026 yang dimaksud, Prof. Akhmad Habibi tercatat dalam kategori single-year, yang menunjukkan pengakuan terhadap dampak publikasi ilmiahnya pada periode penilaian tersebut.(Silvi)
Selengkapnya : www.unja.ac.id
Pemerintah Tidak Kekurangan Informasi, tetapi Masih Perlu Memperkuat Komunikasi Publik
Dorong UMKM Jambi Naik Kelas, Diana Ajak Pelaku Usaha Jadikan KI Aset Ekonomi
