JAMBERITA.COM - Tiga warga Provinsi Jambi yang sempat terjebak dalam sindikat penipuan daring (online scam) di Kamboja akhirnya dipulangkan ke tanah air. Namun, dari tiga orang tersebut, hanya dua yang terpantau tiba di Jambi, sementara satu orang lainnya dilaporkan menghilang setibanya di Jakarta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Provinsi Jambi, Ahmad Bestari, mengkonfirmasi bahwa warga yang telah sampai di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah tersebut adalah Silva dan Andre, warga Kota Jambi. Sementara itu, satu warga asal Sarolangun bernama Syedhi dinyatakan hilang kontak.
Menurut keterangan Bestari, ketiganya sempat menjalani proses pemeriksaan setibanya di bandara transit. Setibanya di Jakarta, ketiga WNI tersebut harus melewati proses skrining oleh petugas terkait. Namun Syedhi diketahui menghilang tanpa konfirmasi di tengah proses tersebut."Ia menghilang tanpa konfirmasi. Karena setiba di Jakarta mereka kan di-skrining dulu oleh petugas, tapi tidak tahu Syedhi menghilang ke mana," ujar Bestari, ketika dikonfirmasi jamberita.com, Kamis (16/4).
Bestari menegaskan bahwa kepulangan para korban ini tidak menggunakan anggaran kelembagaan pemerintah secara formal, melainkan murni bantuan pribadi dari Gubernur Jambi, Al Haris. Hal ini disebabkan status keberangkatan mereka ke Kamboja yang bersifat non-prosedural.
"Secara kelembagaan, mereka ini kerja ilegal jadi tidak bisa difasilitasi oleh pemerintah. Maka atas dasar kemanusiaan dan kekhawatiran terhadap keselamatan warga Jambi di luar negeri, Pak Gubernur berniat menanggung ongkos kepulangan mereka," ungkapnya.
Silva Kota Jambi Sudah Tiba di Jambi, Andre Kota Jambi Sudah Tiba di Jambi dan Saidi terdata dari KK merupakan warga Sarolangun Menghilang di Jakarta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri dengan iming-iming gaji besar namun melalui jalur tidak resmi, guna menghindari kasus serupa di masa mendatang.
"Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Jambi khususnya agar lebih hati hati bila ada tawaran tawaran yang mengiurkan, itu segera hubungi ke disnaker terdekat, untuk memastikan dan memverifikasi kebenarannya, jangan sampai kita tertipu," jelasnya.
Kedua warga Jambi tersebut yaitu, Silva dan Andri pun mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Jambi dalam hal ini Gubernur Al Haris telah memulangkan mereka. Dimana saat ini mereka sudah tiba di Jambi dengan selamat dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.(afm)
Gubernur Al Haris Fasilitasi Kepulangan 3 Warga Jambi Korban Scam Kamboja, 1 Orang Malah Menghilang
Tegas! Kanwil Kemenkum Jambi Ke Majelis Pengawas : Periksa Jika Ada Dugaan Pelanggaran Notaris
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!
BREAKING NEWS: Pemprov Jambi Lelang 5 Posisi Jabatan Eselon II, Cek Jadwal dan Syaratnya!
Gubernur Al Haris Targetkan Akselerasi Ekonomi Inklusif dalam Musrenbang RKPD Jambi 2027


Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Kembali Ditahan di Rutan Jambi


