Jelang Lebaran, SAH ajak Masyarakat jadikan Zakat Fitrah Simbol Keadilan Ekonomi Idul Fitri



Kamis, 19 Maret 2026 - 05:06:31 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra, mengatakan bahwa zakat fitrah bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki makna strategis sebagai simbol keadilan ekonomi dalam momentum Idul Fitri.

Menurutnya, zakat fitrah mencerminkan semangat pemerataan dan kepedulian sosial yang menjadi inti ajaran Islam, terutama dalam mengurangi kesenjangan antara kelompok masyarakat mampu dan kurang mampu.

“Zakat fitrah adalah instrumen ekonomi berbasis keimanan yang langsung menyentuh masyarakat bawah. Ini adalah bentuk nyata keadilan ekonomi yang diajarkan dalam Islam, di mana yang mampu membantu yang membutuhkan,” ujar Sutan Adil Hendra di Jambi, Rabu (18/3/2026).

Ia menjelaskan, distribusi zakat fitrah yang tepat sasaran dapat memperkuat daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus memastikan semua lapisan masyarakat dapat merasakan kebahagiaan yang sama.

Lebih lanjut, ia mendorong agar pengelolaan zakat dilakukan secara profesional dan transparan, sehingga dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat bisa lebih optimal. Peran lembaga amil zakat, menurutnya, sangat penting dalam memastikan distribusi berjalan adil dan merata.

“Jika dikelola dengan baik, zakat fitrah tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga ekonomi. Ini bisa menjadi penggerak ekonomi rakyat di tingkat bawah,” tambahnya.

Sutan juga mengajak masyarakat Jambi untuk meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat fitrah, tidak hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam membangun solidaritas sosial dan memperkuat ketahanan ekonomi umat.

Momentum Idul Fitri, lanjutnya, harus dimaknai sebagai titik balik untuk memperkuat nilai kebersamaan dan keadilan, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya dirasakan oleh segelintir pihak, tetapi oleh seluruh masyarakat.(*)





Artikel Rekomendasi