OJK Jambi Desak Direksi Bank Jambi Percepat Audit Forensik : Akan Ada Langkah Koordinasi ke BSSN



Senin, 23 Februari 2026 - 13:18:02 WIB



Foto : Pres Konfrens Direksi Bank Jambi/jmb.
Foto : Pres Konfrens Direksi Bank Jambi/jmb.

JAMBERITA.COM - Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan jajaran Direksi Bank Jambi untuk mempercepat proses audit pasca-insiden serangan siber. 

OJK menekankan bahwa meskipun langkah koordinasi sedang berjalan, nasabah tidak boleh dibiarkan menunggu tanpa kepastian waktu. Yan Iswara mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi intensif dengan pihak manajemen bank untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai koridor hukum dan teknis yang ketat.

Salah satu poin utamanya adalah percepatan kerja auditor."Saya sudah meminta Direksi Bank Jambi untuk segera berkomunikasi dengan pihak auditor mereka agar proses ini disegerakan. Kita butuh hasil yang cepat namun tetap akurat," tegas Yan Iswara dalam keterangannya, Senin (23/2).

Mengenai keresahan nasabah terkait saldo yang hilang, Yan Iswara menegaskan bahwa pengembalian dana merupakan komitmen mutlak dari Bank Jambi. Namun, ia menjelaskan adanya prosedur yang tidak bisa dilompati.

"Kepastian saldo kembali adalah komitmen Bank Jambi. Namun, perlu dilakukan verifikasi dan analisis transaksi terlebih dahulu. Ini penting untuk membedakan mana transaksi yang sah dan mana yang merupakan hasil dari peretasan," ungkapnya.

Selain mendesak audit internal, OJK juga mengonfirmasi bahwa Bank Jambi akan melibatkan otoritas keamanan siber nasional untuk membongkar celah teknis yang berhasil ditembus peretas. Langkah ini diambil untuk menjamin objektivitas hasil investigasi.

"Saya dapat info dari Bank Jambi bahwa akan ada langkah koordinasi ke BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara)," jelasnya. Yan Iswara juga mengakui telah secara intens berkomunikasi ke semua pihak terkait, termasuk kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata. 

Dan, keterlibatan BSSN diharapkan dapat mengungkap apakah benar ada kegagalan pada sistem patching atau kontrol akses, sebagaimana yang dikhawatirkan oleh banyak pihak sebelumnya. OJK berjanji akan terus mengawal setiap persoalan ini sampai dengan hak hak nasabah terpenuhi kembali.(afm)





Artikel Rekomendasi