JAMBERITA.COM– Denpom II/2 Jambi jajaran Korem 042/Gapu melaksanakan pengawalan lintas ganti konvoi kendaraan Serial 4 Sermat dalam rangka percepatan penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatra serta mendukung kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) Tahun 2026, Sabtu (10/1/2026).
Pengawalan lintas ganti tersebut merupakan kelanjutan dari pengawalan 6 Serial kolone kendaraan sebelumnya. Rangkaian konvoi Serial 4 yang dikawal kali ini berjumlah 10 kendaraan, terdiri dari 2 unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) dan 8 unit kendaraan Damtruk TNI AD.
Pengawalan ini merupakan bagian dari komitmen Polisi Militer TNI AD dalam menjamin kelancaran mobilisasi sarana pendukung operasi kemanusiaan penanggulangan bencana dan Latsitarda Nusantara 2026 berjalan aman, tertib, dan tepat waktu.
Sebelumnya, pengawalan terhadap 6 serial konvoi telah berlangsung dengan aman dan lancar sesuai prosedur pengamanan lintas jalan. Meskipun selama pelaksanaan pengawalan di wilayah Jambi diguyur hujan ringan, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan tertib dan terkendali berkat kesiapsiagaan serta profesionalisme personel Denpom II/2 Jambi.
Selanjutnya, pengawalan konvoi Serial 4 akan dilaksanakan lintas ganti dengan Denpom I/3 Pomdam XIX/Tuangku Tambusai untuk memasuki wilayah Pekanbaru, guna menjamin kesinambungan pengamanan hingga ke wilayah tujuan berikutnya.
Kegiatan ini mencerminkan peran strategis Polisi Militer TNI AD dalam mendukung tugas kemanusiaan, kesiapan operasional satuan, serta keberhasilan agenda strategis nasional secara aman dan berkelanjutan. (*)
Pemkot Jambi Apresiasi Siginjai Feast 2026, Dorong Kolaborasi Ekonomi Kreatif Bersama BI
Kanwil DJP Sumbar - Jambi : Batas Waktu SPT Pajak Penghasilan Badan Diperpanjang
Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Perpisahan Kajari dan Sampaikan Apresiasi
UBR Jambi Rayakan Keberhasilan Dr Arifarahmi, M.Keb dalam Sidang Promosi Doktor
HUT Ke-69 Jambi : Pemprov Gelar Pasar Tani di Lapangan Kantor Gubernur


Danrem 042/Gapu Perkuat Sinergi Program Strategis dan Stabilitas Wilayah di Kerinci


