Gebrakan Al Haris, Ajak Pejabat Pemprov Jambi Tidur ke Dusun Terpencil di Kerinci



Selasa, 06 Mei 2025 - 12:44:47 WIB



JAMBERITA.COM- Gubernur Jambi Al Haris membawa sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi turun langsung menyerap aspirasi dari warga hingga ke desa-desa. Dimana terobosan itu dinamai dengan program Perjalanan Pejabat Tidur di Dusun (Pertisun).

Program tersebut untuk mengunjungi warga yang tinggal di daerah terpencil dan menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Pertisun perdana ini, Al Haris memboyong sejumlah pejabat Pemprov Jambi ke Desa Pasir Jaya, Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci.

Program Pertisun ini disambut baik oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kerinci. Hal ini terlihat dari Bupati Kerinci Monadi beserta jajarannya ikut turun Pertisun bersama Gubernur Jambi Al Haris.

Selama di Bumi Sakti Alam Kerinci, Al Haris dan rombongan mengawali kegiatan dengan penyebaran 10.000 benih ikan di aliran sungai desa setempat, Senin (5/5/2025) sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan.

Usai kegiatan tersebut, Al Haris juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengar secara terbuka aspirasi warga. Berbagai persoalan disampaikan warga, mulai dari kondisi jalan yang rusak, terbatasnya fasilitas pendidikan, hingga persoalan ekonomi lokal.

"Tujuan kita (Pertisun) adalah untuk melihat kondisi masyarakat di desa-desa, mulai dari ekonomi, infrastruktur jalan, maupun pendidikan," katanya.

Sebagai tindak lanjut, Al Haris menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci guna membangun tiga desa di wilayah Kecamatan Siulak Mukai, yaitu Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun, dan Sungai Kuning.

"Kami bersama Pak Bupati akan berkolaborasi untuk membangun tiga desa ini agar lebih maju dan sejahtera," tegasnya.

Program Pertisun sendiri menjadi simbol pendekatan kepemimpinan yang humanis dan responsif, dimana para pejabat daerah tidak hanya turun kelapangan tetapi juga bermalam bersama warga, menyatu dalam kehidupan desa untuk memahami persoalan dari dekat.(afm)





Artikel Rekomendasi