Al Haris Paparkan Capaian Pemprov di HUT Jambi



Selasa, 07 Januari 2025 - 10:35:22 WIB



JAMBEIRTA.COM- Gubernur Jambi Al Haris memberkan pencapaian Provinsi Jambi selam pengabdiannya memimpin Jambi. Al Haris mengakui ada kenaikan dan penurunan grafik yang dialami Jambi selama kepemimpinannya. 

Pemaparan itu disampaikan Al Haris, bertepatan Pada 6 Januari 2024, merupakan hari HUT Provinsi Jambi Ke_68, yang juga merupakan jabatan akir periode pertamanya dalam memimpin Jambi sejak bulan Juli 2021 yang lalu, bersma Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani. 

Al Haris mengatakan, untuk capaian pembangunan Provinsi Jambi tercermin pada indikator makro sebagaimana dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi. Hal ini didukung oleh program dan kebijakan pembangunan yang telah memberikan dampak pada perubahan nilai capaian yang lebih baik, antara lain penurunan angka kemiskinan Provinsi Jambi terendah dalam 10 tahun terakhir sebesar 7,10 %, tren Tingkat Pengangguran Terbuka juga mengalami penurunan sebesar 4,48 %, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia sebesar 74,36 poin yang didorong oleh peningkatan pada semua indikator pembentuk.

“Dari beberapa indikator makro ini, kami melihat perlunya intervensi pemerintah,” kata Al Haris dalam sambutanya pada Rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi yang dihadiri Kepala Jaksa Agung RI, Burhanudin dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI (Mendes PDTT), Yandri Susanto, Senin (6/1/25). 

Sebagai salah satu permasalahan mendasar, kata Al Haris, Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan III tahun 2024 mengalami penurunan yang saat ini mencapai 4,01 persen. Kontribusi terbesar terhadap PDRB Provinsi Jambi masih didominasi oleh 4 sektor yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan dengan kontribusi sebesar 33,87%, Sektor Pertambangan dan Penggalian Sebesar 13,26%, Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 13,31%, dan Industri Pengolahan sebesar 9,90%.

Menurunnya capaian ini dikarenakan masih terbatasnya pemanfaatan potensi sumber daya alam yang mampu memberikan nilai tambah, infrastruktur yang belum memadai, turunnya produksi batubara dan turunnya kontribusi industri pengolahan di Provinsi Jambi. 

Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang dalam ranwal RPJMN tahun 2025-2029 ditargetkan 5,1 – 7,0 %, kita harus berupaya menciptakan sumber pertumbuhan baru yang merata di Provinsi Jambi dan meningkatkan sisi permintaan, didukung oleh sektor riil, eksternal, fiskal, dan keuangan.

“Sejalan dengan sinergi kebijakan pusat dan daerah, tentunya dengan kehadiran Bapak Jaksa Agung, Bapak Menteri dan para Anggota DPR RI dan DPD RI, serta Kepala Bappenas RI, menjadi keterwakilan Pemerintah Pusat untuk menyampaikan harapan kami dalam upaya percepatan pembangunan Provinsi Jambi, guna mendukung visi Bapak Presiden dan Wakil Presiden RI, Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045, dengan Asta Cita dan 17 Program Prioritas Nasional,” paparnya. 

Adapun dukungan kebijakan terkait upaya membangun dari desa, Al Haris mengharapkan dukungan meliputi, Penguatan regulasi terhadap porsi alokasi peruntukan permodalan Bumdes dan Bumdesma. 

Peningkatan dan Pengembangan kemandirian desa melalui Desa Pintar dan Desa Digital. Pendampingan Fasilitator Desa yang mampu memberikan penguatan secara administratif dan ekonomi kreatif dengan mengoptimalkan potensi desa.

Selain itu, untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah, perlu dukungan bagi Provinsi Jambi antara lain, Provinsi Jambi sebagai Lokasi Prioritas Intervensi Swasembada Pangan sebagai Kawasan Lumbung Pangan Nasional. 

“Penguatan sentra-sentra pertanian dan perkebunan yang mampu mendorong ketersediaan bahan pangan dan suplai kebutuhan bahan baku terhadap program Makan Bergizi Gratis,” bebernya.

Lanjutan Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung.

Pembangunan Jembatan Sungai Rambut untuk membuka keterisoliran wilayah dan penguatan aksesibiltas ekonomi. Peningkatan kualitas Jalan Nasional dan Daerah. Penetapan wilayah Peruntukan Industri pada koridor industri rintisan Batang Hari - Kota Jambi – Muaro Jambi – Tanjung Jabung Timur. 

“Lokasi Prioritas Hilirisasi Bioindustri (Kelapa Sawit, Kelapa Dalam dan Pinang) sebagai penyangga bioindustri Sumatera,” ucapnya.

Hilirisasi Batubara pada Kawasan Pantai Timur Provinsi Jambi. 

Terhadap peningkatan pelayanan dasar diharapkan adanya intervensi pemerintah Pusat melalui, Peningkatan kualitas pendidikan dan membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dengan menetapkan sekolah unggul pada tingkat SMA dan SMK di setiap Kabupaten/Kota.

Pemenuhan sarana dan prasarana RSUD Raden Mattaher dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Jambi. Pemenuhan ketersediaan Laboratorium Kesehatan di Kabupaten/Kota. 

“Harapan besar kami tentunya dengan keterwakilan Anggota DPR dan DPD RI Dapil Jambi, yang dapat membantu memperjuangkan kebutuhan prioritas Provinsi Jambi yang nantinya akan mampu meningkatkan daya saing daerah,” paparnya. 

Al Haris mengajak 11 Kabupaten Kota di Provinsi Jambi untuk bersama-sama dalam menyikapi tantangan pembangunan yang kian kompleks dan ekspektasi atau harapan masyarakat terhadap peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik semakin tinggi. 

“Oleh karena itu, saya mengajak semua Bupati dan Wali Kota Se-Provinsi Jambi, seluruh pemangku kepentingan dan pihak terkait serta segenap masyarakat Provinsi Jambi, mari kita tingkatkan kebersamaan, kesatupaduan, sinergi, dan kolaborasi dari mulai proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan untuk meningkatkan kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat dan daerah di Provinsi Jambi,” tutupnya.(*)





Artikel Rekomendasi