JAMBERITA.COM- Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Edi Mardianto memimpin Pemantauan titik lokasi api Karhutla di wilayah Jambi pada Selasa, (30/02024)
Kegiatan tersebut dimulai dari lapangan Batalyon Infanteri Raider 142/Kesatria Jaya Jambi rombongan berangkat menggunakan Helikopter PT. Sinarmas berjenis BELL 412 REG : PKURD.
Mendampingi Wakapolda Jambi yaitu Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. M. Edi Faryadi, Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi Akbp. Reza Khomeini, PT. Wks Pak Akieng.
Wakapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto menyebutkan pemantauan ini dilakukan guna memonitor titik-titik rawan api di wilayah Jambi.
" Pihak kepolisian tentunya berharap dengan adanya pemantauan secara langsung melalui udara ini bisa dapat dengan cepat mencegah atau menanggulangi penyebaran api, sehingga tidak menyebabkan kebakaran lahan yang lebih luas," kata Kabid Humas.
Adapun Lokasi pantauan, merupakan kejadian kebakaran lahan yang berada di Desa Muaro Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muri Banyuasin, Provinsi. Sumatera Selatan.
Berdasarkan hasil pantauan lahan yang terbakar adalah lahan masyarakat Desa Muara Medak kec. Bayung Lincir Kab. Musi Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan,seluas sekitar 15 hektare.
" Lokasi kebakaran adalah lahan gambut dan dikelilingi kanal dengan lebar 1,5 Meter. Jarak antara titik api dengan perbatasan Kec. Sungai Gelam Kab. Muaro Jambi provinsi Jambi, sekitar 21 kilometer," sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan Kabid Humas, Polda Jambi dan stakeholder terkait nantinya akan terus memantau wilayah yang rawan adanya kebakaran lahan. (*)
SKK Migas Sumbagsel Sebut Media Field Trip 2026 Sebagai Investasi Strategis Edukasi Publik
Gubernur Al Haris Jadi Responden SE2026, Ajak Masyarakat Jambi Berikan Data Akurat
Sulap Lahan Sempit Jadi Cuan, Bioflok Pertamina EP Jambi Sukses Dongkrak Ekonomi Warga
Buka Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2024, Ini Pesan Kapolda Jambi
Kapolda Jambi Keluarkan Maklum Larangan Lakukan Pembakaran Hutan Dan Lahan
Ditreskrimsus Polda Jambi Tinjau Titik Api di Daerah Perbatasan Jambi-Sumsel
SKK Migas Sumbagsel Sebut Media Field Trip 2026 Sebagai Investasi Strategis Edukasi Publik

