JAMBERITA.COM - Pemilu 2024 sudah selesai. Rupanya, kecenderungan pemilih saat ini memang lebih melihat kepada figur saat menentukan pilihan. Setidaknya begitulah hasil dari survei yang dirilis Lembaga Crown Indonesia Research and Consulting.
"Pada pemilu 2024, masyarakat sendiri cenderung memilih figur caleg dalam menentukan pilihan daripada memilih karena partai," kata Yasril selaku Direktur Eksekutif Crown Indonesia.
Ia mengatakan, Publik lebih memilih caleg sebanyak 63 % dibanding memilih partai politik hanya sebesar 5 % dan memilih caleg sekaligus partai sebesar 32 %. Artinya kandidat atau sosok caleg berperan penting sebagai street level politicians yang menampilkan perwajahan partainya sekaligus menentukan arah kemenangan.
"Dalam motif pilihan terhadap partai dan caleg partai, visi dan misi merupakan alasan tertinggi publik yakni sebesar 66 %, disusul alasan history partai sebesar 20 %, kemudian alasan kedekatan emosional sebesar 12 %, sementara alasan karena politik uang hanya 2 %. Artinya public masih mempertimbangkan visi misi caleg dan partai dalam penentuan pilihan politiknya, disamping itu juga pertimbangan terhadap history dengan partai dan kedekatan emosional dengan calon juga memiliki pengaruh terhadap sikap politiknya meski tidak signifikan. Sementara alasan karena adanya pemberian uang atau materi lainnya tidak dominan," sebut Mantan Pimpinan Bawaslu Muaro Jambi ini.
Ia menyatakan, perilaku pemilih yang menerima uang atau materi lainnya dalam pemilu 2024 sebanyak 13 %, sementara yang tidak menerima sebanyak 87 %. Artinya hal ini terkonfirmasi bahwa peran politik uang tidak begitu signifikan atau berpengaruh besar bagi keterpilihan kandidat atau caleg selain adanya factor ketertarikan dan kesukaaan terhadap visi misi, history serta kedekatan emosional. Di sisi lain public tetap datang ke TPS dan ikut memilih meskipun tidak mendapatkan uang atau materi lainnya, yakni sebesar 97 %, sementara yang tidak memilih jika tidak mendapatkan uang atau materi lainya hanya sebesar 3 %. (*)
Tak Henti Berinovasi! Rektor UBR Jambi Gandeng STIE Alam Kerinci Perkuat SDM
Duka di Balik Wafatnya Dokter Magang di Jambi : Menkes Janji Tak Boleh Ada Lagi Nyawa yang Gugur
Penilaian Kompetensi Pejabat Manajerial Kanwil Kemenkum Jambi Selesai
Bawaslu Gelar Sidang Administrasi Dugaan Penggelembungan Suara DPR RI PKB
Edi Purwanto Desak Pemprov Jambi Percepat Perbaikan Jalan Jelang Arus Mudik Lebaran
Fasha Pastikan Dukung Penuh Kadernya HAR yang Maju Pilwako Jambi


Duka di Balik Wafatnya Dokter Magang di Jambi : Menkes Janji Tak Boleh Ada Lagi Nyawa yang Gugur

