JAMBERITA.COM- Jambi Mantap Expo tahun 2024 resmi ditutup. Nilai transaksi selama sepekan pameran tersebut mencapai Rp 5,3 miliar.
Pameran atau Jambi Mantap Expo 2024 digelar selama kurang lebih satu Minggu dikawasan lapangan kantor gubernur dan jalan bagian depan kantor gubernur Jambi.
Jambi Expo tersebut dilakukan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke-67 tahun 2024. Pada pameran tersebut banyak sekali para pedagang UMKM yang menjual dan memperkenalkan produknya kepada masyarakat.
Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Provinsi Jambi Johansyah menyebutkan, setidaknya ada sekitar 350 stand yang berpartisipasi dalam expo tersebut.
Kata Johansyah, tahun 2024 ini, perputaran uang yang berhasil dikumpulkan selama kurang lebih seminggu expo, adalah Rp 5,3 miliar. Artinya, expo ini cukup diminati oleh masyarakat, untuk berbelanja. Baik mereka yang berada di Jambi maupun dari luar daerah, juga menyempatkan diri berkunjung ke Expo Jambi Mantap 2024 ini.
"Yang dari daerah juga banyak yang berbelanja, membeli produk-produk yang dijual di pameran kita ini. Mereka beli produk UMKM, kerajinan, juga kuliner banyak diminati," katanya, Minggu (14/1/24).
Lebih lanjut, menurutnya expo ini sangat baik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi. Meskipun, tahun ini jumlah perputaran uang di Expo tersebut, lebih rendah dibandingkan expo tahun 2023 lalu.
Dimana, pada Jambi Mantap Expo 2023 laku, perputaran uang selama seminggu pameran mencapai Rp 7,5 miliar. Setidaknya ada selisih lebih dari Rp 2 miliar dibandingkan tahun lalu.
Penurunan omset tahun ini, disebabkan adanya musibah banjir di sejumlah wilayah. Seperti di Kerinci, Bungo, dan wilayah lainnya. Kondisi banjir tersebut, membuat masyarakat di wilayah tersebut tidak dapat berkunjung ke Kota Jambi, khususnya ke lokasi expo.
"Rata-rata biasanya dari tahun ke tahun pada saat HUT Jambi, masyarakat dari seluruh kabupaten/kota selalu berkunjung ke Jambi. Saat ini tidak semua, ini yang menyebabkan perputaran uang agak turun, " bebernya.
Namun, meski ada penurunan omset, Johansyah mengatakan pemerintah masih optimis bahwa hal ini masih tetap bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi, khususnya pendapatan pedagang yang berpartisipasi di Jambi Mantap Expo.
"Kita masih optimis, terutama untuk peningkatan pendapatan pedagang di pameran ini," pungkasnya. (Tna)
Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama
DK Muncul ke Publik! Bantah Narasi Penggerebekan : Saya Bertiga
GEGER! Pemprov Tepis Isu DK yang Digerebek Istri, TA Gubernur Jambi, Berikut Daftar Legalnya
Di Malam Puncak HUT Jambi ke 67, Al Haris: Mari Satukan Tekad Untuk Jambi Mantap
Tarik Daya Beli Masyarakat, Yamaha Luncurkan Varian XMAX Tech MAX


Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama

