JAMBERITA.COM - Tokoh Perempuan Jambi Ratu Munawaroh ditengah padatnya undangan yang harus Ia penuhi masih menyempatkan diri untuk menghadiri acara Family Gathering Persatuan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) di kawasan wisata Kampoeng Radja, Minggu (24/12/2023).
Dalam pertemuan singkat itu, Pembina POPTI Jambi Ratu Munawaroh juga memberikan semangat serta motivasi kepada setiap orang tua untuk tetap optimis dan mengambil hikmah di setiap keadaan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf masih belum maksimal dalam memberikan perhatian terhadap POPTI.
"InsyaAllah ketika nanti saya duduk di DPR RI saya akan lebih maksimal lagi dalam memperjuangkan apa yang menjadi hak hak nya mereka," kata Caleg DPR RI Nomor Urut 2 dari PDI Perjuangan Jambi tersebut.
Organisasi kemanusiaan ini merupakan binaan Ratu Munawaroh semasa Ia mendampingi Suami nya Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin (ZN), sampai sekarang kini masih terus Ia suport bahkan dalam hal urusan penanganan medis/bpjs di rumah sakit yang ada di Provinsi Jambi pun, mengharuskan Ratu untuk turun tangan.
"Ini salah satu bentuk alasan kenapa saya ingin duduk di legislatif/DPR RI, juga adalah ingin memperjuangkan hak hak dan apa yang menjadi kebutuhan anak anak Thalassemia, bukan hanya mereka yang masih anak anak tetapi juga sudah ada yang dewasa, agar mereka terperhatikan," ungkapnya.
Ratu pun terus memberikan kata kata motivasi dan energi positif terhadap para orang tua Thalassemia, yang ibaratnya sudah menjadi "dokter spesialis" karena hampir disetiap waktu menit dan jam, yang lebih tahu apa yang menjadi kebutuhan anak anak nya dengan tetap sabar dan mengingat akan suatu hikmah disetiap keadaan.
"Itu yang betul-betul diajarkan oleh almarhum Ayah saya. Ratu, Kulu Syaiin Hikmatin, segala sesuatu itu pasti ada hikmahnya, kalau kamu terus mertapi apa yang terjadi pada kamu artinya kamu tidak percaya kepada iman kepada Qada dan qadarnya Allah," paparnya.
Ratu menjelaskan bahwa Allah SWT itu Maha Rahman Maha Rahim Maha Pengasih dan Maha Penyayang sehingga tidak ada satu keputusannya pun yang salah, bahkan katakan Allah itu mustahil salah." Saya ingin mengucapkan Bapak Ibu ini adalah orang hebat yang dipilih oleh Allah, kenapa karena setiap apa yang takdirnya Allah itu Allah sudah ukur sesuai dengan kapasitas kita," tegasnya.
Ratu meyakini bahwa para orang tua serta anak anak thalasemia dipercaya Allah dan menjadikan kan ini sebagai salah satu bentuk amal ibadah kepada yang Maha Kuasa. Dan para orang tua tegas Ratu, tidak boleh berputus asa bahkan merasa anak anak thalasemia tidak bisa seperti anak anak lain pada umumnya.
"InsyaaAllah ketika kita sampai pada waktunya kita semua akan pulang maka ini akan menjadi salah satu amal terbaik kita bukan kata saya bu, tapi itu adalah ajaran agama kita dan Insyaallah saya yakin ajaran agama lain pun pada prinsipnya sama mengajarkan hal yang sama bahwa Tuhan itu Maha Adil bahwa Tuhan itu tidak akan pernah salah dalam setiap takdir keputusannya," ujarnya.
Ratu kembali menyampaikan permohonan maaf saat ini masih belum bisa maksimal terhadap POPTI dengan rasa pemakluman dan pengertian, serta do'a nya untuk Ia mewujudkan pengabdian nya terhadap masyarakat di Provinsi Jambi. "Saya justru mohon maaf belum bisa memberikan perhatian yang baik yang banyak untuk anak-anakku, semoga Allah selalu memberi sebuah kekuatan, Insyaallah setelah kegiatan sehari-hari saat ini saya bisa lebih fokus, dan kita bapak ibu tidak boleh berfikir. Kok saya nggak bisa ya sama orang lain, jangan seperti itu," tegasnya.
Menurut Ratu, karena setiap manusia itu ditakdirkan dengan takdirnya masing-masing dan tidak ada manusia yang sempurna, karena sudah ada jalan nya masing masing, ada yang ahli matematika, tapi dia tidak ahli budaya, ada yang ahli kesenian tapi dia tidak ahli kesehatan. "Tidak ada satupun manusia sempurna, jadi jangan pernah bermimpi saya akan seperti dia, enggak boleh. Kita adalah kita dengan ciri dan cita-cita kita masing-masing, Allah itu maha adil memberikan kita semua kesempatan yang sama," harapnya.
Ratu mengatakan, bahwa manusia semua yang terlahir itu sama, yakni dalam bentuk kain putih suci bersih tinggal kembali kepada diri sendiri, mau jadi seperti apa dan jangan pernah salah kan Tuhan dengan takdir yang ada pada diri. "Bahkan kita, harus justru bersyukur kita adalah orang-orang yang terpilih sementara orang lain tidak sanggup, tidak dipilih Allah tapi justru anak-anakku semua bapak ibu lah yang dipilih Allah untuk menerima sebuah takdir yang sangat luar biasa," tambahnya.
"Begitu ya anak-anakku tetap semangat tetap bersyukur dan tetap berikhtiar, jalani semuanya dengan penuh keyakinan bahwa dibalik semua ini pasti ada hikmah yang sangat baik buat kita semuanya,termasuk bagi saya sendiri," tutur Ratu yang juga pernah menjadi Ketua Yayasan Sekolah Luar Biasa (SLB) Jambi itu.
Sebelumnya, Ketua POPTI Jambi Sukaisi juga mengawali sambutannya dan mengucapkan rasa terimakasih atas kehadiran Pembina POPTI Ratu Munawaroh dalam memenuhi undangan Family Gathering POPTI Jambi dengan mengusung tema "Menyatukan Asa untuk tetap bertahan hidup" tersebut.
"Semoga anak anak kita sampai lansia (umur panjang) bisa berkeluarga, sama seperti kita umum nya, itu harapan kita kepada Allah SWT, tidak ada yang tidak mungkin kalau Allah berkendak," ungkapnya.(afm)
Pelantikan DPC HKTI se-Provinsi Jambi Sukses Digelar, SAH Sukses Konsolidasi Petani Daerah
Wabup Katamso Hadiri Pelantikan DPD HKTI, Wamentan Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Pelantikan HKTI Jambi, Wamentan Sudaryono Ceritakan Kedekatan Sutan Adil Hendra dengan Presiden Prab
Setelah IVUS & Rotablator, RSUD Raden Mattaher Jambi Hadirkan Alat Pemecah Batu Ginjal Non Bedah
PetroChina Jabung Kembali Raih PROPER Hijau 2023 dari Kementerian LH dan Kehutanan RI


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



