JAMBERITA.COM- Membanggakan, Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Muaro Bungo kembali meraih prestasi di event Malaysia World Band Competition 2023 ke-6 di Kedah. Dalam event internasional tersebut, Diniyyah Al-Azhar turun di 2 kategori yaitu Colour guard Contest dan Drum Battle.
Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar H. Moch. Hafizh El Yusufi mengatakan Event Nasional dan Internasional ini diikuti sebanyak 99 Tim band dan lebih dari 3.390 peserta dari dalam negeri Malaysia dan 7 Negara tingkat internasional. "Diantaranya, Thailand, China, Jepang, Myanmar, Indonesia, Ukraina dan tuan Rumah Malaysia," katanya, Senin (18/12/2023).
Menurut Hafizh, tim yang turun dalam event itu,Diniyyah Al-Azhar berlaga memperebutkan juara di Tingkat Nasional (dalam negeri Malaysia) untuk NATCOMP (Malaysia National Band Competition) ke-22 dan Internasional MWBC (Malaysia world Band Competition) ke-6.
"Kali ini berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih Juara 3 Internasional dalam kategori colour guard Contest dan peringkat IV untuk kategori Drum Battle," ungkapnya.
Untuk diketahui, Marching Band Bahana DIAZ Santri merupakan Tim band yang berdiri sejak 1990 yang beranggotakan santriwati Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo Provinsi Jambi. Bukan sekedar wadah pengembangan kreatifitas santri, namun juga menjadi sarana syiar pesantren sejak didirikannya.
"Patah tumbuh hilang berganti, berarti semua personil melakukan pergantian secara turun temurun, setiap tahunnya mengingat santri kelas akhir tidak diperkenankan lagi mengikuti karena sudah harus fokus mengikuti ujian akhir dan program pra kelulusan seperti Praktek Pengabdian Masyarakat, 1 Santri 1 Buku, Karantina Tahfidz, dan lainnya," terangnya.
Berbagai prestasi sudah sering diraih baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Internasional. Beberapa prestasi Marching Band Bahana DIAZ Santri diantaranya, mulai dari Silver medal Malaysia international Virtual Band Championship 2020, Juara I nasional Drum Mayor DMBC Lanud TNI AU Bogor 2019, Juara I Visual Analis Umum DMBC Lanud Bogor 2019.
"Kemudian Juara 2 Busana Marching Band dan Musik Analisis DMBC Lanud TNI AU Bogor 2019, Juara 2 Street Parade di DMBC Lanud TNI AU Bogor 2019 dan Peringkat IV divisi II memperebutkan piala Presiden (GPMB) Grand Prix Marching Band 2022, Dan masih banyak lagi lainnya," tuturnya.
Dalam penampilannya, MB Bahana DIAZ Santri menggunakan kostum semi adat melayu anggun dengan tengkuluk khas Jambi di bagian kepala sebagai lambang wanita melayu Jambi. Suara teriakan: “Indonesia..” Bergema di stadion alor setar Negeri Kedah Malaysia menambah haru dan bangga.
"Bagaimana tidak, karena telah mengharumkan nama Indonesia di Kancah Dunia dan yang lebih membanggakan lagi seluruh santriwati personil MB. Bahana DIAZ Santri merupakan para penghafal Al-Qur’an dan memiliki Berbagai prestasi seperti di bidang Sains, Pramuka dan Seni lainnya," ujarnya.
Hafizh mengatakan, bahwa Jambi patut berbangga memiliki Pesantren yang Bukan hanya fokus dibidang akademik semata, akan tetapi juga mampu memfasilitasi santri dalam mengembangkan minat dan bakat di berbagai bidang.
"Tak heran banyak alumni nya yang sudah berhasil berkiprah di masyarakat dan banyak pula yang menimba ilmu di Negeri para Nabi, Mesir. Ditambah lagi dengan segudang prestasi yang telah berhasil diraih santrinya membuat imej Diniyyah Al-Azhar menjadi harum di Masyarakat sebagai pesantren yang sangat sering menjadi juara dalam berbagai perlombaan," pungkasnya.(afm)
Kakanwil Kemenkum Jambi Lantik Analis Hukum hingga Anggota PAW Majelis Pengawas Notaris
Pelantikan DPC HKTI se-Provinsi Jambi Sukses Digelar, SAH Sukses Konsolidasi Petani Daerah
Wabup Katamso Hadiri Pelantikan DPD HKTI, Wamentan Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Ssst ini Fakta ! SAH Berkontribusi Nyata Kurangi Pengangguran di Jambi
AJI Jambi Tingkatkan Kapasitas Jurnalis untuk Memverifikasi Disinformasi Isu Minoritas
Hadir di Sosialisasi KPU Tebo, KI Jambi: Perempuan Ikut Menentukan Kualitas Pemimpin yang Terpilih


Hesti Perkuat Keperdulian Sosial Via Pojok Berkah TP PKK Provinsi Jambi



