DPMPPA Kota Jambi Sosialisasi Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Hingga TPPO



Kamis, 07 Desember 2023 - 18:33:08 WIB



JAMBERITA.COM- Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi, menggelar kegiatan sosialisasi ketahanan keluarga dan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) pencegahan kekerasan terhadap perempuan, anak dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), di Aula Kantor PMPPA Kota Jambi, Kamis (7/12/23).

Sosialisasi tersebut dilakukan dalam rangka pencegahan tindak kekerasan terhadap, perempuan, anak dan tindak pidana perdagangan orang khususnya di Jambi.

Pada kegiatan ini PMPPA Kota Jambi menggandeng mahasiswa, Forum Puspa, Organisasi Wanita dan Awak Media.

Menurut data yang mereka miliki pada tahun 2023 sudah ada 92 kasus kekerasan yang terlapor, dengan korban 47 anak-anak dan 45 perempuan dewasa. Dan angka ini meningkat dibandingkan tahun kemarin.

Kepala Dinas PMPPA Kota Jambi Noverintiwi Dewanti dalam sambutannya mengatakan perempuan dan anak merupakan pihak yang sangat rentan terhadap tindak kekerasan. Pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak perlu penanganan yang serius dan kerja sama yang baik dari banyak pihak yaitu keluarga, lembaga pendidikan, dunia usaha, lembaga masyarakat, dan lembaga pemerintahan dari tingkat Kelurahan, Kecamatan sampai tingkat Pemerintah Kota.

"Maka dari itu kami dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Jambi melalui program kegiatan

yang tertuang pada RPJMD Kota Jambi terus melakukan upaya dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, dengan menggandeng adik-adik mahasiswa, organisasi perempuan dan awak media," katanya.

Selanjutnya dalam forum ini juga akan dilaksanakan pemaparan materi dari tiga orang narasumber. Yang dimana materi tersebut di fokuskan pada ketahanan keluarga, karena keluarga sebagai unit terkecil dalam

masyarakat yang memiliki fungsi sosial, ekonomi, budaya, kesehatan, serta ketahanan keluarga. 

"Ada 5 pilar dalam indikator ketahanan yang harus dipenuhi yaitu, indikator legalitas, keutuhan dan kesetaraan gender, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan psikologi, dan ketahanan sosial budaya. Masing-masing indikator ketahanan keluarga ini perlu dipenuhi," tuturnya. (Tna)



Artikel Rekomendasi