Tekan Angka Stunting Melalui Program Bapak/Bunda Asuh



Kamis, 07 Desember 2023 - 14:43:00 WIB



JAMBERITA.COM- Program Bunda Asuh Stunting merupakan salah satu gebrakan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam pengentasan permasalahan stunting.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi Drs. Putut Riyatno mengatakan selain Bapak Asuh Stunting, BKKBN juga memiliki program yaitu Bunda Asuh Stunting. Yang dimana program tersebut dipercaya dapat menjadi salah satu dobrakan dalam percepatan penurunan stunting khususnya didaerah Provinsi Jambi.

"Pertama kami ucapkan apresiasi dan selamat ulang tahun ke-24 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jambi. Hari ini juga diserahkan bantuan dari Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) ini merupakan program BKKBN pusat yang akan diikuti oleh seluruh masyarakat sebagai rasa kepeduliannya dalam rangka menurunkan angka stunting di Provinsi Jambi," katanya seusai menghadiri perayaan HUT DWP di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (7/12/23).

Kata Putut, BAAS itu sendiri merupakan bentuk rasa cinta, kasih dan kepedulian dari semua pihak kepada anak stunting. Jadi tidak hanya individu tapi bisa juga lembaga yang nantinya bersama-sama mengumpulkan bantuan. Dan setelah bantuan tersebut terkumpul selanjutnya akan diberikan kepada keluarga-keluarga yang beresiko stunting termasuklah juga anak stunting.

"Yang diberikan seperti susu, telur, dan makanan-makanan yang bisa memberikan nutrisi kepada baduta atau balita," jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya di Provinsi Jambi sendiri sudah banyak instansi-instansi termasuk juga perusahaan-perusahaan turut memberikan bantuan. Dan program Bapak/Bunda Asuh Stunting ini harus berkelanjutan agar angka stunting di Provinsi Jambi cepat pula dituntaskan.

"Dan sebenarnya ini, harus berkelanjutan tidak hanya sekali diberikan karena untuk meningkatkan tumbuh kembang balita dan baduta itu tidak cukup sekali. Jadi kami konsepnya itu selama 6 bulan. Untuk 1 anak dalam satu bulan mendapatkan bantuan kurang lebih sebesar Rp 450 ribu," ungkapnya.

Program Bunda Asuh Stunting ini sudah sejak 2022 dijalankan oleh BKKBN Provinsi Jambi. Namun kalau BKKBN nasional sudah berlangsung sejak tahun 2021.

"Tapi Provinsi Jambi dimulai tahun 2022 dan kami sangat bersyukur bahwa keperdulian masyarakat bisa meningkatkan kesehatan dan derajat manusia khususnya anak-anak beresiko stunting," tuturnya. (Tna)



Artikel Rekomendasi