JAMBERITA.COM- Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM mengingatkan Kader Gerindra di Jambi tentang hakikat pejuang politik dalam doktrin pejuang politik Kader Gerindra.
Menurutnya dalam sejarah perjuangan Islam sosok Umar Bin Khatab merupakan inspirasi bagi umat. Umar bin Khattab ra. memang sudah dikenal memiliki ketegasan dan keberanian yang luar biasa sejak muda (sejak sebelum masuk Islam). Ketika beliau memeluk agama Islam ketegasan dan keberaniannya digunakan untuk membela Islam dan Rasulullah SAW. Beliau sangat berani apabila mendapat serangan dari orang-orang Quraisy. Keberanian Umar ditunjukan ketika beliau dan kaum muslimin ingin hijrah dari Mekkah ke Madinah. Saat itu semua umat muslim hijrah dengan sembunyi-sembunyi, tetapi Umar tidak melakukannya dengan terang-terangan.
Berbicara dalam acara pengajian rutin malam Jumat (10/8) kemarin, SAH dalam tausiyahnya mengatakan dakwah Nabi Muhammad SAW telah menginspirasikan bahwa dakwah di ranah politik merupakan sesuatu keniscayaan dalam peradaban Islam.
"Tentu Sosok Umar Bin Khatab adalah suri tauladan yang tak tertandingi dalam sejarah perjuangan nabi, tidak ada yang menyamai beliau, dan sayapun tidak bermaksud menyamakan, namun, saya melihat ada kesamaan dalam hal ketegasan pada diri Pak Prabowo, namun peduli pada orang miskin." Ungkapnya.
Sebagai contoh, sejarah mencatat bahwa ketika berada di Makkah, kaum muslimin berada dalam masa perjuangan yang cukup sulit. Pada masa ini, Rasullullah SAW mengajarkan bagaimana melakukan pembangunan basis, konsolidasi kekuatan, dan diplomasi non-konfrontatif, yang kesemuanya merupakan agenda dakwah dalam arena politik kaum muslimin, ungkap Anggota Komisi IX DPR RI tersebut.
Karena menurut Bapak Beasiswa Jambi ini, selaku muslim dirinya dalam menjalankan aktifitas politik dan kekuasaan, mengelola masyarakat, membangun tapal batas kekuasaan, menjalin diplomasi, menyerap aspirasi, reses dan lain sebagainya. Kesemuanya itu juga merupakan aktifitas politik.
Dalam kaitan ini, SAH mengatakan Islam adalah kebaikan, karenanya untuk memenangkan Islam haruslah dengan jalan-jalan kebaikan pula. Reformasi membawa Bangsa Indonesia ke alam demokrasi, yang membuka partisipasi semua masyarakat untuk berkontestasi dalam ranah politik secara damai.
Kondisi ini menurut pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut merupakan sebuah kebaikan bagi jalan dakwah di Indonesia. Tinggal bagaimana para kader dakwah untuk bisa memanfaatkan demokrasi ini sebagai sarana berdakwah secara optimal bagi masyarakat dan negara.
"Partisipasi dakwah dalam politik merupakan sebuah agenda yang sangat strategis. Ketika dakwah mampu menguasai politik, maka dapat dengan mudah, kebijakan-kebijakan kenegaraan dapat disinergikan dengan tujuan dakwah itu sendiri. Membuat kebijakan yang sesuai dengan agenda dakwah dipastikan memiliki efektifitas yang tinggi untuk dapat mewarnai masyarakat, memerintahkan masyarakat untuk berbuat kebaikan yang teratur dan formal serta melarang masyarakat untuk berbuat kemaksiatan dan kerusakan. Karenanya, implementasi amar ma’ruf nahi munkar dapat disokong dengan kekuasaan yang mengikat." jelasnya.
Dakwah melalui jalur politik juga memberikan implikasi positif bagi arena kekuasaan di Indonesia. Selama ini, orientasi penguasa, sejak periode kemerdekaan hingga saat ini, sering kali mengabaikan aspirasi kaum muslimin. Mayoritas kaum muslimin di negeri ini, menjadi bagian besar yang terpinggirkan dari agenda-agenda pembangunan nasional.
Dakwah melalui politik menurut Doktor Ilmu Ekonomi ini, diharapkan dapat membentengi kaum muslimin dari kerusakan. Selama ini, kaum muslimin terus didera dengan berbagai problematika yang kompleks. kemiskinan, kebodohan, perpecahan, moralitas yang rusak, dan berbagai kerusakan sosial seakan menjadi bagian dari dinamika kaum muslimin di Indonesia. Dengan kekuasaan yang diraih melalui kontestasi politik, maka dakwah dapat membuat kebijakan yang solutif atas problem keumatan tersebut. Inilah arti penting kehadiran politik bagi seorang Kader Gerindra, tandasnya.(*/sm)
HKTI Jambi Gaungkan Gerakan Tani Makmur, SAH: Pilar Ketahanan Pangan & Energi Menuju Indonesia Emas
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
SAH Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Buka Peluang Ekonomi, Investasi dan Ekspor
Nekat Gelapkan Mobil Rental, Pria Asal Sumbar Diamakan Polisi
Harganas ke-30, BKKBN Jambi: Dalam Penanganan Stunting Keluarga Adalah Komponen Utama


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



