JAMBERITA.COM, MENDAHARA– Pacu perahu tradisional di Desa Merbau telah usai Rabu (9/8). Perahu Desa Merbau, Anak Bugis masih tangguh setelah menyisihkan 53 perahu lainnnya yang ikut turun pada ajang Pacu Perahu Tradisional bertajuk Merawat Tradisi Merajut Silaturahmi ini.
Perahu Anak Bugis menjadi pemenang setelah pada putaran final mengalahkan Perahu Jarum Super yang berasal dari Desa Sungai Tawar yang memastikan diri diposisi nomor II. Sementara untuk posisi III dan IV menjadi milik perahu dari Desa Mendahara Tengah.
Pertemuan Anak Bugis dan Jarum Super di Final merupakan pertemuan kedua setelah sebelum di Pacu Perahu Tradisional di Desa Sungai Tawar pada awal tahun kemarin. Dan dua perkali bertemu di Final, Anak Bugis menjadi yang tercepat.
Camat Mendahara Amri Juhardy yang turut menyaksikan Pacu Perahu mengapreasi terselenggaranya pacu perahu di Desa Merbau. “Kegiatan ini tidak akan terlaksana jika masyarakat Desa Merbau tidak kompak. Jadi saya meminta agar kekompakan ini di jaga, dirawat dengan baik. Karena dengan kekompakan semua kegiatan dan pembangunan akan berjalan dengan baik,”ungkapnya.
Tidak jauh berbeda apa yang disampaikan AKP Rafisal Kapolsek Mendahara. Rafisal menyebutkan, partisipasi masyarakat dan peserta sangat menentukan semua program yang ada. Baik itu program pemerintah dan juga yang berkaitan dengan hukum.
Dicontohkan dalam pencegahan kebakaran lahan, hutan dan pemukiman tidak bisa dilakukan oleh Kepolisian dan Pemerintah saja. Tapi peran masyarakat sangat menentukan dalam pencegahan.”jadi dengan kebersamaan dan kekompakan kita mudahan hal-hal yang bertentangan dengan hukum juga dapat kita hindari,”katanya.
Sementara itu Kades Merbau Amiruddin mengucapkan terimakasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi pada ajang Pacu Perahu Tradisional di Desa Merbau. Begitu juga dengan semua penonton yang hadir dengan tertib. “Kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari peran serta semua pihak. Baik itu perserta dan juga penonton. Dengan ke sukses ini tentu akan menjadi acuan kita kedepan untuk membuat kegiatan serupa,”tandasnya. (*)
Duka Teluk Nilau adalah Duka Kita: Pesan Haru Waka III DPRD Jambi FZ Saat Sambangi Korban Kebakaran
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasikan Rancangan Perbup Tentang Perjalanan Dinas Tanjabtim
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasikan Raperbup Sewa Kendaraan Dinas Tanjabbar
Penggunaan Teknologi Photo Udara (Pesawat Drone) Untuk PTSL Tuntas
DPRD Tanjabbar Paripurna Laporan Banggar dan Teken Nota Rancangan KUA-PPAS 2024
Gubernur Al Haris Apresiasi Kontribusi Ponpes Sulthon Fattah Bangun SDM Jambi

