BKKBN Jambi Tingkatkan Kapasitas Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting



Kamis, 20 Juli 2023 - 19:17:33 WIB



JAMBERITA.COM- Plt. Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi, Yuslidar, SP membuka secara resmi kegitan peningkatan kapasitas pelaksana program percepatan penurunan stunting, di Wiltop Hotel Jambi, Kamis (20/7).

Output dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman semua pihak terhadap bagaimana pelaksana program percepatan penurunan stunting, dengan materi pengenalan dan penerapan modul BKB Emas.

Program Bina Keluarga Balita (BKB) merupakan salah satu kegiatan yang sangat strategis dalam mengupayakan terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan pengetahuan dan ketrampilan orang tua dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang balita. 

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Yuslidar, SP meminta orang tua untuk terus memantau proses tubuh kembang anaknya.

 “Para orang tua diharapkan agar memantau tumbuh kembang anaknya sedini mungkin terlebih ketika fase golden age yaitu saat anak berusia 0 sampai dengan 5 tahun," katanya.

Selain itu di Jambi jumlah keluarga yang menjadi anggota BKB masih sangat sedikit yaitu kurang lebih 8 persen Se-Provinsi Jambi dari target 50 persen.

 "Ini berarti diperlukan kerja keras bagi semua pihak terkait sehingga sasaran Proyek Prioritas Nasional (PRO PN) di Provinsi Jambi yaitu sebesar 96.992, yang terdiri dari pus hamil sebanyak 22.730 dan keluarga yang mempunyai baduta 74.192 dapat tercapai," tambahnya.

Adapun sasaran peserta dengan mengundang perwakilan dari OPD KB, penyuluh KB, dan Kader BKB/tenaga lini lapangan.

Dan pelaksanaan kegiatan ini akan dibagi menjadi dua angkatan, yaitu angkatan I berasal dari Kabupaten Kerinci, Batanghari dan Muaro Jambi sebanyak 53 peserta.

Sedangkan angkatan II berasal dari Kabupaten Merangin, Tanjung Jabung Timur, Tebo, Merangin, Kota Sungai Penuh sebanyak 53 peserta.

 Yuslidar berharap kegiatan BKB bisa dilaksanakan bersamaan dengan posyandu dalam rangka hari anak pada 23 Juli dan Agustus sebagai bulan penimbangan anak dimana BKKBN menginisiasi “GERAKAN AYO IKUT KE BKB/POSYANDU”. 

"Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mendeteksi dini tumbuh dan kembang anak sehingga bisa diintervensi secara optimal dan pelaporannya akan ditarik pada tanggal 11 September 2023,"pungkasnya. (Tna)



Artikel Rekomendasi